SuaraSumbar.id - Nyimas Ariyani (21), perempuan asisten rumah tangga di Kota Padang, tewas mengenaskan dibunuh oleh majikannya sekeluarga yang berjumlah 4 orang. Tak hanya itu, dia juga sempat diperkosa oleh pelaku.
Tim gabungan dari Polresta Padang, Polres Payakumbuh, dan Polres Limapuluh Kota berhasil mengungkap fakta baru yang semakin memperdalam tragedi ini.
Berdasarkan informasi terbaru dari Tim Klewang Satreskrim Polresta Padang, tidak hanya Nyimas dianiaya hingga tewas, tetapi juga disetubuhi oleh pelaku dalam sebuah kontrakan di Rimbo Tarok, Kelurahan Gunung Sarik, Kecamatan Kuranji, pada Kamis, 14 Desember 2023.
Iptu Adrian Afandi, Kanit Satreskrim Polresta Padang, mengumumkan penangkapan pelaku baru dengan inisial S (21) di Simalanggang, Kabupaten Limapuluh Kota.
S, yang merupakan anak dari SH (46), adik dari NKP (24) dan adik ipar dari D (31), menambah daftar panjang kekejaman yang terjadi terhadap Nyimas.
"S mengaku telah enam kali berhubungan intim dengan korban sejak dia tiba di Kota Padang hingga meninggal, aksi yang dilakukan di hadapan para pelaku lainnya yang merupakan keluarganya," kata Adrian, Senin (25/3/2024).
Lebih lanjut, S juga ikut serta dalam penganiayaan fisik yang berujung pada kematian Nyimas.
Kini, keempat pelaku telah berhasil diamankan dan ditahan di Mapolresta Padang untuk proses hukum lebih lanjut.
Namun, polisi masih mengejar sekitar 2 atau 3 pelaku lain yang terlibat dalam kasus pembunuhan ini, menunjukkan bahwa jaringan keluarga ini memiliki peran besar dalam kejahatan tersebut.
Baca Juga: Jadwal Buka Puasa Ramadan 1445H untuk Kota Padang, Senin 25 Maret
Nyimas, yang berasal dari Kabupaten Bungo, Jambi, telah bekerja sebagai ART sejak November 2022. Selain itu, ia juga dipekerjakan di sebuah warung makan dan dipaksa mengemis di kawasan Bypass Kota Padang oleh NKP, menunjukkan pola eksploitasi berkelanjutan yang ia alami.
Kasus ini semakin menarik perhatian publik setelah terungkap bahwa pelaku sempat menciptakan skenario palsu untuk menutupi kejahatan mereka, mencoba mengelabui warga sekitar dengan mengklaim bahwa Nyimas meninggal karena kecelakaan.
Namun, kejanggalan kematian Nyimas akhirnya membawa polisi kepada penyelidikan mendalam yang mengungkap kebenaran tragis di balik kehidupan dan kematian korban.
Penangkapan terbaru ini diharapkan dapat membawa keadilan bagi Nyimas Ariyani dan keluarganya, serta menegaskan komitmen kepolisian dalam menangani kejahatan terhadap perempuan dan anak di Indonesia.
Kontributor : Rizky Islam
Berita Terkait
-
Jadwal Buka Puasa Ramadan 1445H untuk Kota Padang, Senin 25 Maret
-
ART Muda Dibunuh Suami Istri Majikannya, Sempat Disetubuhi Anak Pelaku
-
Nyimas Ariyani ART di Padang Tewas Dianiaya Suami Istri Majikannya, Dua Anak Pelaku Juga Ikut Serta
-
Jadwal Buka Puasa Kota Padang Hari Ini, Senin 25 Maret 2024
-
Jadwal Buka Puasa Kota Padang Hari Ini, Sabtu 23 Maret 2024
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
BRI KKB Expo 2026, Kesempatan Baru Miliki Mobil Impian
-
Promo Spesial BRI Sambut HUT ke-81 Kemerdekaan RI
-
Dituduh Lecehkan Polwan, Kuasa Hukum AKBP F Ungkap Sejumlah Kejanggalan
-
Kehilangan Kendali Saat Mendahului, Mahasiswa Asal Pekanbaru Tewas di Lima Puluh Kota
-
Dibantu Warga, Kemenhut Berhasil Tangkap Harimau Sumatera Dekat Sekolah di Agam