SuaraSumbar.id - Hujan dengan intensitas tinggi yang terjadi sejak Kamis (7/3) telah memicu terjadinya tanah longsor dan jalan amblas di Kecamatan Malalak, Kabupaten Agam.
Peristiwa ini terjadi pada dini hari Jumat (8/3/2024) sekitar pukul 04.00 WIB, menimbulkan kekhawatiran di kalangan masyarakat setempat.
Kopda Hery Prasetyo, Babinsa Koramil 09/IV Koto, melaporkan bahwa lokasi kejadian berada sekitar 2 kilometer dari Pintu Angin dan 400 meter dari Pemandian Air Panas Honsen Malalak Utara.
"Benar, bencana alam berupa tanah longsor dan jalan amblas terjadi di jalan Malalak-Sicicin," ujarnya.
Curah hujan yang tinggi diidentifikasi sebagai penyebab utama dari kejadian ini. Meski material longsor tidak menutupi seluruh badan jalan, dan masih memungkinkan untuk dilalui oleh semua jenis kendaraan, Kopda Hery Prasetyo mengimbau masyarakat untuk berhati-hati saat melintas di area yang terdampak.
Beruntung, tidak ada laporan korban jiwa akibat dari kejadian ini. Namun, Kopda Hery menegaskan bahwa tim saat ini sedang berusaha melakukan penanganan dan pemulihan di lokasi untuk memastikan keamanan dan kelancaran lalu lintas.
"Kami meminta masyarakat untuk tetap waspada dan mengikuti petunjuk yang diberikan oleh petugas di lapangan," imbuhnya.
Peristiwa tanah longsor dan jalan amblas di Kecamatan Malalak menjadi peringatan bagi semua untuk lebih waspada terhadap potensi bencana alam, terutama selama musim hujan.
Pemerintah daerah dan instansi terkait terus berupaya mengatasi dampak dari bencana alam ini dan meminta kerjasama dari semua pihak untuk menjaga keselamatan bersama.
Baca Juga: Tragedi Longsor di Kabupaten Pesisir Selatan: 10 Warga Hilang Tertimbun
Kontributor : Rizky Islam
Berita Terkait
-
Tragedi Longsor di Kabupaten Pesisir Selatan: 10 Warga Hilang Tertimbun
-
Warga Agam Tewas Diserang Buaya Muara, Mayat Mengapung di Aliran Sungai
-
Warga Agam Hilang Usai Diserang Buaya Muara di Aliran Batang Masang
-
7 Laporan Dugaan Pelanggaran Pemilu 2024 di Agam Dihentikan, 9 Lainnya Diproses
-
Kasus Korupsi Pembangunan Objek Wisata Sejuta Janjang di Agam Seret 4 Terdakwa ke Kursi Pesakitan
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
Terkini
-
Bandara Internasional Minangkabau Layani 33 Penerbangan Sehari, Didominasi Rute Jakarta
-
Rekayasa Arus Sumbar-Riau Diperpanjang hingga Malam Ini, Polisi Fokus Antisipasi Lonjakan Arus Balik
-
Gunung Marapi Erupsi Lagi, Aktivitas Vulkanik Terekam Dua Kali Sehari
-
Auditor Teddy Bebas di Kasus Korupsi Dana Trans Padang, 2 Ahli Nyatakan Putusan Vonis Sudah Tepat
-
Libur Lebaran 2026, Istano Basa Pagaruyung Diserbu Wisatawan hingga Tembus 10 Ribu Pengunjung Sehari