Riki Chandra
Sabtu, 07 Februari 2026 | 18:30 WIB
Jalan Tol Padang-Sicincin. [Dok. Antara]
Baca 10 detik
  •  Terowongan panjang dirancang jadi ikon transportasi baru Sumbar.

  • Pembangunan dibagi dua segmen menyesuaikan kondisi geografis wilayah proyek.

  • Survei topografi selesai, perencanaan lanjut menghadapi medan kompleks.

SuaraSumbar.id - Pembangunan terowongan tol Sicincin-Padang Panjang diproyeksikan menjadi ikon baru sarana transportasi di Sumatera Barat (Sumbar).

Proyek ini merupakan bagian penting dari pengembangan jaringan Tol Padang–Pekanbaru yang terus didorong penyelesaiannya oleh pemerintah.

Kehadiran terowongan Tol Sicincin-Padang Panjang disebut akan memberi warna baru infrastruktur jalan bebas hambatan di wilayah tersebut.

Selain terowongan, Sumbar juga akan memiliki ikon lain berupa fly over Sitinjau Lauik yang kini masih berada dalam tahap proses penyelesaian.

Pada ruas terowongan tol Sicincin-Padang Panjang, direncanakan pembangunan dua terowongan dengan total panjang mencapai 5,85 kilometer. Terowongan pertama memiliki panjang 5,5 kilometer, sedangkan terowongan kedua sepanjang 0,35 kilometer.

Rancangan trase jalan tidak hanya terdiri dari terowongan. Sistem pembangunan di jalur ini menggunakan skema kombinasi, yakni sepanjang 4,45 kilometer berada di atas permukaan tanah dan sekitar 10 kilometer berupa jembatan, sementara sisanya merupakan terowongan.

Untuk seksi Bukittinggi–Padang Panjang, metode yang digunakan berbeda. Pada segmen ini, jalur di atas permukaan tanah direncanakan sepanjang 17 kilometer, sedangkan 2,71 kilometer lainnya berbentuk jembatan.

Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah, menjelaskan bahwa karakteristik wilayah menjadi perhatian utama sebelum proyek berjalan lebih jauh.

“Mengingat karakteristik medan yang cukup kompleks dan perlu terowongan, maka dibutuhkan survei dan analisis yang komprehensif sebagai dasar perencanaan. Saat ini survei topografinya sudah selesai dilaksanakan,” kata Mahyeldi.

Kementerian Pekerjaan Umum (PU) sendiri berencana membagi pembangunan Tol Padang–Pekanbaru seksi Sicincin–Bukittinggi menjadi dua segmen dengan total panjang 40,01 kilometer. Pembagian ini dilakukan agar pengerjaan dapat menyesuaikan tantangan geografis di masing-masing wilayah.

Segmen Sicincin/Kayu Tanam–Padang Panjang akan dibangun sepanjang 20,3 kilometer. Sementara itu, segmen Bukittinggi–Padang Panjang memiliki panjang 19,71 kilometer.

Perencanaan teknis terus diselaraskan dengan kondisi medan yang memiliki tingkat kompleksitas tinggi. Pemerintah menilai pendekatan tersebut diperlukan agar pembangunan berjalan efektif sekaligus menjaga aspek keselamatan konstruksi.

Dengan rancangan tersebut, Terowongan Tol Sicincin-Padang Panjang diharapkan memperkuat konektivitas antarwilayah serta menjadi penanda baru perkembangan infrastruktur transportasi di Sumbar. (Antara)

Load More