-
Terowongan panjang dirancang jadi ikon transportasi baru Sumbar.
-
Pembangunan dibagi dua segmen menyesuaikan kondisi geografis wilayah proyek.
-
Survei topografi selesai, perencanaan lanjut menghadapi medan kompleks.
SuaraSumbar.id - Pembangunan terowongan tol Sicincin-Padang Panjang diproyeksikan menjadi ikon baru sarana transportasi di Sumatera Barat (Sumbar).
Proyek ini merupakan bagian penting dari pengembangan jaringan Tol Padang–Pekanbaru yang terus didorong penyelesaiannya oleh pemerintah.
Kehadiran terowongan Tol Sicincin-Padang Panjang disebut akan memberi warna baru infrastruktur jalan bebas hambatan di wilayah tersebut.
Selain terowongan, Sumbar juga akan memiliki ikon lain berupa fly over Sitinjau Lauik yang kini masih berada dalam tahap proses penyelesaian.
Pada ruas terowongan tol Sicincin-Padang Panjang, direncanakan pembangunan dua terowongan dengan total panjang mencapai 5,85 kilometer. Terowongan pertama memiliki panjang 5,5 kilometer, sedangkan terowongan kedua sepanjang 0,35 kilometer.
Rancangan trase jalan tidak hanya terdiri dari terowongan. Sistem pembangunan di jalur ini menggunakan skema kombinasi, yakni sepanjang 4,45 kilometer berada di atas permukaan tanah dan sekitar 10 kilometer berupa jembatan, sementara sisanya merupakan terowongan.
Untuk seksi Bukittinggi–Padang Panjang, metode yang digunakan berbeda. Pada segmen ini, jalur di atas permukaan tanah direncanakan sepanjang 17 kilometer, sedangkan 2,71 kilometer lainnya berbentuk jembatan.
Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah, menjelaskan bahwa karakteristik wilayah menjadi perhatian utama sebelum proyek berjalan lebih jauh.
“Mengingat karakteristik medan yang cukup kompleks dan perlu terowongan, maka dibutuhkan survei dan analisis yang komprehensif sebagai dasar perencanaan. Saat ini survei topografinya sudah selesai dilaksanakan,” kata Mahyeldi.
Kementerian Pekerjaan Umum (PU) sendiri berencana membagi pembangunan Tol Padang–Pekanbaru seksi Sicincin–Bukittinggi menjadi dua segmen dengan total panjang 40,01 kilometer. Pembagian ini dilakukan agar pengerjaan dapat menyesuaikan tantangan geografis di masing-masing wilayah.
Segmen Sicincin/Kayu Tanam–Padang Panjang akan dibangun sepanjang 20,3 kilometer. Sementara itu, segmen Bukittinggi–Padang Panjang memiliki panjang 19,71 kilometer.
Perencanaan teknis terus diselaraskan dengan kondisi medan yang memiliki tingkat kompleksitas tinggi. Pemerintah menilai pendekatan tersebut diperlukan agar pembangunan berjalan efektif sekaligus menjaga aspek keselamatan konstruksi.
Dengan rancangan tersebut, Terowongan Tol Sicincin-Padang Panjang diharapkan memperkuat konektivitas antarwilayah serta menjadi penanda baru perkembangan infrastruktur transportasi di Sumbar. (Antara)
Tag
Berita Terkait
-
Akses Solok-Padang Putus Dihantam Banjir Bandang, Pengendara Dialihkan via Padang Panjang
-
Tarif Tol Padang-Sicincin untuk Semua Golongan Kendaraan, Ini Rinciannya
-
Kecelakaan Maut di Padang Panjang, 12 Orang Tewas
-
Nekat Rusak Mobil Dinas Demi Klaim Asuransi, Berapa Gaji Satpol PP?
-
Profil Kasatpol PP Padang Panjang Albert Dwitra, Dinonaktifkan Buntut Mobil Dinas Sengaja Dirusak
Terpopuler
- 3 Moisturizer Kolagen untuk Kulit Keriput Usia 45 ke Atas, Bikin Wajah Kencang Sesuai Review
- 4 Parfum Aroma Teh di Alfamart yang Tahan Lama Sesuai Review, Harga Mulai Rp30 Ribuan
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Cari HP Samsung Murah? Ini 8 Galaxy A Series yang Layak Dipilih
Pilihan
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
-
Hukuman Lebih Ringan, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Vonis Nadiem Makarim 9 Tahun Penjara
Terkini
-
Serunya Pestapora 2026 Bareng BRImo, Hadir dengan Ragam Program Menarik
-
Korban Terakhir Banjir Bandang Solok Ditemukan Meninggal, Operasi SAR Dihentikan
-
Tinjau Lokasi Banjir Bandang Solok, Gibran Pastikan Keselamatan dan Kebutuhan Warga Terpenuhi
-
Terbang Makin Nyaman, Nasabah BRI Prioritas Dapat Ekstra 27.000 GarudaMiles
-
Jaga Kesehatan Lebih Optimal, BRI Private Tawarkan Layanan Premium Medical Check Up