SuaraSumbar.id - Partai Gerindra meraih kemenangan besar di Surabaya dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024, sukses mengakhiri tren kekalahan dalam dua pemilu sebelumnya.
Cahyo Harjo Prakoso, Ketua DPC Gerindra Surabaya, menyampaikan rasa syukur atas kemenangan ini, dengan perolehan suara Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka mencapai sekitar 57 persen.
Berdasarkan hasil hitung sementara Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada Sabtu (17/2/2024), pasangan calon nomor urut 2 itu mendominasi perolehan suara di Surabaya dengan 187.859 suara atau 59,16 persen dari 4.234 Tempat Pemungutan Suara (TPS), setara dengan 51,84 persen total TPS di kota tersebut.
Pasangan Ganjar Pranowo - Mahfud MD berada di posisi kedua dengan 73.037 suara (23 persen), diikuti oleh Anies Baswedan - Muhaimin Iskandar dengan 56.668 suara (17,84 persen).
"Trennya masih terus meningkat," ujar Cahyo, optimis tentang kemungkinan kemenangan lebih lanjut.
Kemenangan ini tidak hanya membawa Gerindra meraih sukses di Surabaya, tetapi juga menandai pergeseran dominasi dari PDI Perjuangan yang sebelumnya selalu memenangkan pemilihan presiden di Surabaya dengan mengusung Joko Widodo.
Cahyo menekankan bahwa sejak awal, Gerindra telah menargetkan untuk memenangkan Surabaya dalam pemilu presiden, mengingat jumlah pemilih yang lebih dari dua juta suara di kota ini.
"Dengan perolehan suara ini, berarti, satu putaran dan beliau bisa segera menjadi presiden. Ada banyak program beliau yang saat ini ditunggu masyarakat Kota Surabaya, khususunya," kata Cahyo, mengacu pada Prabowo Subianto.
Prabowo, yang diusung Partai Gerindra, berkomitmen untuk memimpin negara menuju kemajuan, melanjutkan pembangunan yang telah digagas oleh Presiden Jokowi.
Baca Juga: Real Count KPU di Sumbar 63.58 Persen: Anies-Muhaimin Teratas
"Beliau berulangkali mengatakan, beliau bukan Presidennya pemilih 02 dan Koalisi Indonesia Maju saja, tapi Presiden masyarakat Indonesia, seluruh rakyat Indonesia," tambah Cahyo.
Kemenangan ini juga diapresiasi oleh Bambang Haryo Soekartono (BHS), Ketua Dewan Penasehat DPD Gerindra Jawa Timur, yang menyoroti potensi penambahan kursi legislatif dari Surabaya.
"Ini membuat kami semakin yakin bisa bekerja. Eksekutif dari Gerindra, Legislatif dari Gerindra. Kalau eksekutif dan legislatif bagus maka akan sama-sama bagus untuk Indonesia," ujar BHS, menandakan optimisme untuk percepatan program pembangunan di masa mendatang.
Kontributor : Elizabeth Yati
Berita Terkait
-
Real Count KPU di Sumbar 63.58 Persen: Anies-Muhaimin Teratas
-
Sakit Kepala hingga Marah-marah, Sejumlah Orang Diduga Caleg di Aceh Barat Dirawat di RS
-
2 Kasus Politik Uang di Solok Selatan Diproses Bawaslu
-
Bawaslu RI: 2.413 TPS Berpotensi Pemungutan Suara Ulang
-
Gading Marten Berharap Prabowo-Gibran Tepati Janji
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Polisi Telusuri Jejak Hotman Paris di Balik Kematian Tak Wajar Pengacara Rocky Martin
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Tanam 24.000 Mangrove, BRI Peduli Perkuat Pemulihan Ekosistem Pesisir
-
Dedikasi Mantri BRI Layani Pegunungan Toraja Utara
-
Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal
-
Demokrat Sumbar Pasang Target Rebut Kembali Kursi DPR RI yang Hilang
-
Polwan di Sumbar Diduga Dilecehkan Perwira Berpangkat AKBP