SuaraSumbar.id - Pasangan selebriti Raffi Ahmad dan Nagita Slavina mendapat teguran dari petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) karena melakukan perekaman video di dalam Tempat Pemungutan Suara (TPS) 001 Pangkalan Jati Batu, Depok, saat Pemilu 2024 berlangsung.
Kejadian ini menarik perhatian publik terhadap aturan yang berlaku di TPS yang melarang pengambilan gambar atau video untuk menjaga kerahasiaan dan integritas proses pemungutan suara.
Raffi Ahmad, yang datang bersama istrinya, Nagita Slavina, awalnya merekam suasana sekitar TPS serta diri mereka berdua saat menunggu giliran untuk mencoblos.
Namun, seorang petugas KPPS berkemeja batik coklat segera menghampiri dan memberikan teguran.
"A Raffi, mohon maaf, dilarang mendokumentasikan apapun di dalam TPS," ujar petugas tersebut dengan sopan.
Raffi Ahmad dan Nagita Slavina, yang tampaknya belum sepenuhnya memahami aturan yang berlaku, kemudian mendapat penjelasan bahwa seluruh area dalam TPS merupakan zona terlarang untuk pengambilan dokumentasi, kecuali jika kamera menyorot dari luar.
Setelah mendapat penjelasan, Raffi dan Nagita menghentikan aktivitas perekaman mereka dan melanjutkan proses pemungutan suara dengan tertib.
Kejadian serupa juga terjadi saat Nagita Slavina dipanggil sesuai gilirannya untuk mencoblos. Ia sempat membawa tasnya menuju bilik suara sebelum ditegur oleh petugas KPPS dan kemudian menitipkannya kepada Raffi Ahmad.
Di tempat lain, artis Inul Daratista dan suaminya, Adam Suseno, juga menunjukkan partisipasi mereka dalam Pemilu 2024 dengan datang bersama ke TPS di kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan, mengenakan baju warna putih sebagai simbol netralitas.
Baca Juga: Napi Koruptor Ikut Nyoblos: yang Menang Jangan Korupsi
Keduanya bahkan telah melakukan diskusi intens malam sebelum pencoblosan untuk menentukan pilihan calon yang sama, menandakan betapa seriusnya mereka dalam menggunakan hak pilih mereka.
Kedua pasangan ini, baik Raffi-Nagita maupun Inul-Adam, menunjukkan antusiasme yang tinggi dalam berpartisipasi dalam Pemilu 2024.
Mereka juga mengingatkan publik tentang pentingnya mengikuti aturan yang berlaku di TPS untuk memastikan proses pemilu yang adil dan lancar. Meski berbeda cara dalam mengekspresikan partisipasi politik, kedua pasangan ini sama-sama mengharapkan yang terbaik untuk masa depan bangsa Indonesia.
Kontributor : Rizky Islam
Berita Terkait
-
Napi Koruptor Ikut Nyoblos: yang Menang Jangan Korupsi
-
Tinta Pemilu 2024 Ternyata Dibuat oleh Universitas Andalas
-
Sopir Ngantuk saat Pemilu 2024, Satu Toyota Fortuner Seruduk Rumah Warga Sarilamak
-
Pemilu 2024, KPPS Bakal Sambangi pasien Rawat Inap di 33 RS Kota Padang
-
Warga Asyik Nyoblos Pemilu, Gunung Marapi Erupsi Lagi
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi