Scroll untuk membaca artikel
Suhardiman
Senin, 08 Januari 2024 | 16:06 WIB
Prabowo Subianto dan Anies Baswedan saat debat Pilpres 2024. [ss/kpu]

SuaraSumbar.id - Anies Baswedan menyatakan bersedia menerima ajakan diskusi dari Prabowo Subianto. Namun, diskusi tersebut harus disaksikan di hadapan semua orang.

"Harus di depan semua orang," kata calon presiden nimor urut 1 ini, melansir Antara, Senin (8/1/2024).

Anies mengatakan bahwa isu-isu yang dibahas dalam diskusi itu adalah kebijakan yang disusun menggunakan uang pajak yang didapatkan dari rakyat. Sehingga pemanfaatan uang rakyat harus di depan rakyat.

Forum diskusi tersebut harus diselenggarakan terbuka karena menyangkut kebijakan yang bisa disampaikan. Hal-hal yang terkait anggaran, kata Anies, harus dijelaskan kepada masyarakat.

Selain itu, forum yang disediakan dalam debat meski waktu terbatas harus dimanfaatkan untuk menyampaikan penjelasan yang ingin didengar rakyat.

"Forum tadi malam itu adalah forum untuk menjelaskan, sesempit apapun waktu yang ada, ya harus dipakai untuk menjelaskan karena itulah forumnya," ucapnya.

Anies mengatakan bahwa kesempatan menjelaskan itu jangan hanya perbincangan antar pribadi saja, sehingga harus terbuka.

"Kesempatan menjelaskan itu harus digunakan dan ini bukan obrolan antar pribadi, tapi ini obrolan terkait dengan kebijakan, harus di depan orang banyak," cetusnya.

Pada saat debat ketiga Pilpres 2024, Anies mengatakan hutang negara harus dimanfaatkan untuk hal yang bersifat produktif, bukan untuk membeli alutsista bekas seperti yang dilakukan Kementerian Pertahanan.

Prabowo yang mendapatkan kesempatan berbicara di segmen berikutnya, menilai Anies tidak mengerti masalah pertahanan. Dia mengaku bersedia mengundang Anies untuk berdiskusi di tempat yang Anies sukai.

Load More