SuaraSumbar.id - Setelah melewati debat ketiga calon presiden 2024, Anies Baswedan disebut paling populer. Hal itu diungkap oleh Data Analyst Continuum The Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) Maisie Sagita.
Melansir wartaekonomi, kepopuleran Anies Baswedan di debat capres ketiga itu karena alasan ia mendominasi percakapan media sosial dengan nilai 42,3%.
Hal ini disusul oleh Prabowo Subianto dengan nilai 36,2%. Sementara Ganjar Pranowo hanya mendapatkan nilai 21,5%.
Namun, lanjut dia populer bukan berarti mendapat pandangan positif dari media sosial.
“Namun menjadi capres paling populer dalam percakapan media sosial bukan berarti paling banyak pula mendapat positivity rate dari netizen,” ungkap Maisie, Senin (08/01).
Misalnya Ganjar berada diposisi terakhir tetapi mendapatkan
positivity rate paling tinggi dengan nilai 83,63%.
Prabowo menyusul dengan nilai 64,51%. Sementara Anies Baswedan mendapatkan nilai 64,47%.
Penilaian ketiganya berdasarkan sikap-sikap pra calon oleh netizen. Anies misalnya ditempatkan sebagai sosok capres yang paling pintar dengan nilai 67,94%.
“Anies dinilai publik sebagai sosok yang mencerahkan. Anies juga dinilai sebagai sosok yang cerdas dan mampu membawa Indonesia menuju perubahan,” ungkapnya.
Baca Juga: Sebelum ke Batam, Kaesang Pengarep ke Riau: Serukan ke Kader PSI Menangkan Prabowo-Gibran
"Sementara Ganjar Prabowo juga dinilai netizen sebagai capres yang menguasai materi debat, dilihat dari jawabannya yang cerdas serta sangat menguasai materi,” papar Maisie.
Sementara Prabowo Subianto dinilai sebagai capres yang terlalu emosian oleh 48,76% netizen. Bicara tanpa data (25,54%) dan menyerang pribadi (10,38%).
Namun Anies juga mendapatkan negativity rate dari netizen sebagai tukang tebar janji manis (59,35%). Strategi Anies yang menyerang paslon lain juga mendapat sorotan. Serangannya ini dinilai tidak beretika dan hanya bertujuan untuk menjatuhkan (15,20%).
Berita Terkait
-
Massa Bertahan di Gejayan Meski Aksi Selesai, Bunyi Klakson - Seruan Turunkan Prabowo Terus Menggema
-
Mirip-mirip One Piece, Wibu Jogja Sebut Penguasa Saat Ini Menindas Rakyat Kecil
-
Jawab Tuntutan Mahasiswa, Bakom RI Sebut Kebijakan Presiden Prabowo Hemat Anggaran Rp300 Triliun!
-
Sambil Menangis, Kepala BGN Ungkap Kekecewaan: Saya Tak Tega, Niat Baik Prabowo Dikhianati
-
Peringatan Fernando Emas: Waspada Reformasi 1998 Jilid II
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Buyback Rp500 Miliar Digelar Hingga September 2026, BRI Pastikan Modal Tetap Solid
-
Petani di Pulau Simeulue Aceh Tunda Penanaman Padi, Kenapa?
-
Heboh Teror 'Pocong Begal' di Solok, Polisi Bilang Hoaks
-
JEMBATAN Soroti Persekusi Mahasiswa di PNJ dan UNP: Kampus Harus Jadi Ruang Aman Bebas Diskriminasi
-
Mau Mendaki Gunung? Ini Panduan yang Wajib Anda Ketahui