Eliza Gusmeri
Senin, 01 Januari 2024 | 19:38 WIB
Ilustrasi Petani (unsplash/arjun khan)

SuaraSumbar.id - Calon Presiden nomor urut 1 Anies Baswedan yakin bahwa ada mafia yang mempermainkan harga yang sebabkan beras di Indonesia masih mahal.

Selain itu, petani pun tidak sejahtera dengan harga yang ditetapkan mafia tersebut. Mafia-mafia itu juga menyebabkan mahalnya harga pupuk.

“Itu mafia pupuk, beras, mereka yang akan kita berantas basmi dan hilangkan, supaya petani harga jual gabahnya lebih tinggi, kita yang beli beras di rumah tangga harga berasnya lebih murah, mereka ini yang tidak ingin ada perubahan,” ungkap Anies di acara Halaqah & Dialog Kebangsaan Bersama Tokoh Tuban – Bojonegoro pada Jumat (29/12/23) yang dikutip dari youtubenya, 1 Januari 2024.

“Mereka menghambat supaya tidak ada perubahan, dibuatlah fitnah, dibutalah segala macam berita supaya jangan sampai ada perubahan. Harus kita hadapi, kalau itu kita perangi. Kalau ada perubahan mereka tidak bisa hidup, mereka benalunya masyarakat Indonesia, harus dibersihkan,” tambahnya.

Untuk mengatasi masalah tersebut, Anies berjanji akan mencarikan solusi dan serius menangani bila terpilih menjadi presiden.

“Insya Allah pupuk ini jadi prioritas pertama kita, kita ingin sektor pertanian beres, itu bukan hal sulit tapi tidak ditangani dengan serius,” jelasnya.

Load More