SuaraSumbar.id - Calon Presiden (capres) nomor urut 1 Anies Baswedan menyempatkan diri mengunjungi rumah makan yang pernah jaya di masanya yaitu Rumah Makan Abah Pantura.
RM Abah Pantura terletak di Jalan Raya Eretan Kulon, RT. 11 RW. 04, Kandanghaur, Eretan Kulon, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat.
Dalam kunjungannya, Anies Baswedan melihat kondisi RM Abah Pantura yang kini sudah tidak beroperasi. Kondisi bangunannya sudah rapuh.
Pemilik RM Abah Pantura tidak melewatkan kesempatan saat bertemu Anies Baswedan. Dalam video yang diunggah di TikTok Anies Baswedan, pemilik rumah makan mengatakan, RM Abah Pantura berdiri tahun 2002.
Saat itu RM Abah Pantura menjadi salah satu lokasi yang sering dikunjungi orang-orang yang melewati jalur pantai utara jawa (pantura).
"Omzet bisa Rp20 juta hingga 30 juta setiap hari. Kalau lebaran itu bisa sampai Rp50 juta," ujar pemilik RM Abah Pantura.
Namun semuanya berubah sejak pemerintah membangun Tol Cipali. Kendaraan tidak lagi melewati pantura sehingga membuat omzet RM Abah Pantura turun drastis.
"Tapi pas semenjak ada tol itu, turun drastis omzetnya ditambah lagi ada pandemi Covid-19. Akhirnya tutup rumah makan ini," kata si pemilik.
Selain makanannya yang enak, daya tarik RM Abah Pantura, adalah pemandangannya yang indah. Dari rumah makan itu, pengunjung bisa melihat pantai utara Jawa. Rumah makan ini memang terletak di pinggir pantai utara Jawa.
Baca Juga: Debat Berlangsung Malam Ini, Penampilan Para Cawapres Curi Perhatian
Anies Baswedan mengatakan, pemerintah harus memperhatikan siapa yang berpotensi terdampak negatif dari sebuah kebijakan pembangunan.
" Ibu-Bapak sekalian, kami melihat kebijakan memang untuk pembangunan itu harus selalu memperhatikan siapa yang berpotensi terdampak negatif, lalu sebelum dampak negatif itu terasa harus disiapkan langkah-langkahnya," kata dia.
Menurut Anies, pemerintah pasti tahu ketika tol dibangun maka kendaraan tidak akan lagi melewati jalan nontol. Karena itu, kata Anies, pemerintah mesti mengambil langkah pencegahan agar tidak berdampak pada kehidupan warga sekitar.
"Jadi ketika kita membangun sebuah tol, maka kita sendiri tahu, pemerintah tahu nanti kendaraan lewat jalan tol, tidak lagi lewat jalan non tol. Itu sebenarnya tahu. Nah, masalahnya, tidak dilakukan langkah pencegahan atau langkah alternatif, bagaimana membuat yang selama ini hidup dari jalan non tol, itu tetap bisa punya kegiatan pengganti," ujar Anies.
Anies mengatakan, RM Abah Pantura adalah salah satu yang terdampak setelah adanya pembangunan jalan tol di sekitarnya.
"Ini yang perlu kita sama-sama pikirkan, bagaimana kebijakan yang dibangun dapat tetap memunculkan dampak yang adil bagi lingkungan sekitarnya," tutur Anies.
Berita Terkait
-
Debat Berlangsung Malam Ini, Penampilan Para Cawapres Curi Perhatian
-
Santai Hadapi Debat Cawapres, Cak Imin dan Anies Baswedan Buat Konten Komedi
-
3 Kali ke Sumbar Jelang Pilpres, Anies Diyakini Gerus Suara Prabowo di Ranah Minang: Ganjar Diuntungkan Mahfud MD
-
Anies Baswedan Doakan Rakyat Palestina dari Ranah Minang Usai Ziarah ke Makam Syekh Burhanuddin: Semoga Mereka Syahid!
-
Anies Baswedan Tak Gentar Lawan Prabowo yang Selalu Menang di Sumbar: Mau Melanjutkan atau Perubahan?
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata