- Polisi izinkan pemudik istirahat di kantor demi keselamatan perjalanan
- Puncak arus mudik diprediksi terjadi H-2 dan H-1 Lebaran
- Titik rawan kecelakaan diawasi ketat selama Operasi Ketupat berlangsung
SuaraSumbar.id - Kepolisian Daerah Sumatera Barat (Polda Sumbar) menghadirkan kebijakan ramah pemudik dalam menghadapi mudik Lebaran 2026.
Pemudik yang merasa lelah kini diperbolehkan memanfaatkan kantor polisi terdekat sebagai tempat istirahat sementara selama perjalanan menuju kampung halaman.
Direktur Lalu Lintas Polda Sumbar, Kombes Pol HM Reza Chaerul Akbar Sidiq, mengatakan bahwa kebijakan ini merupakan arahan langsung pimpinan untuk mendukung kelancaran dan keselamatan perjalanan masyarakat dalam momentum Polda Sumbar Mudik 2026.
“Pemudik yang merasa lelah bisa istirahat di kantor-kantor polisi, sesuai arahan dari pimpinan Polda Sumbar,” kata Reza, Rabu (18/3/2026).
Dalam pelaksanaannya, masyarakat diminta tidak ragu untuk mendatangi petugas kepolisian saat membutuhkan bantuan. Baik di kantor polisi maupun pos pengamanan yang tersebar di sepanjang jalur mudik, pemudik dipastikan akan dilayani dengan baik.
Selain kantor polisi, pemudik juga dapat memanfaatkan rest area yang telah disediakan pemerintah daerah, serta posko yang tergabung dalam Operasi Ketupat 2026.
Langkah ini diharapkan dapat mengurangi risiko kelelahan yang kerap menjadi penyebab kecelakaan lalu lintas saat arus mudik berlangsung.
Reza juga mengingatkan pentingnya menjaga kondisi fisik selama perjalanan. Ia mengimbau agar pemudik tidak memaksakan diri saat mengantuk atau lelah. Keselamatan menjadi prioritas utama yang harus diperhatikan oleh setiap pengendara.
Tak hanya itu, kesiapan kendaraan juga menjadi perhatian penting. Pemudik diminta memastikan kondisi mesin, ban, rem, hingga kelengkapan dokumen kendaraan sebelum berangkat. Selain itu, kesiapan diri secara fisik dan mental juga harus dipastikan agar perjalanan berlangsung lancar.
Dalam rangka pengamanan Polda Sumbar Mudik 2026, kepolisian juga mengingatkan agar pengendara mematuhi rambu lalu lintas, marka jalan, serta tidak melakukan pelanggaran seperti menyerobot jalur. Disiplin berlalu lintas dinilai menjadi kunci untuk menekan angka kecelakaan.
Beberapa titik rawan kecelakaan juga menjadi perhatian khusus, di antaranya kawasan Sitinjau Lauik di Padang, Lembah Anai dan Panyalaian di Kabupaten Tanah Datar. Polisi telah menyiapkan langkah antisipasi dengan menurunkan personel, mendirikan pos pengamanan, serta memasang rambu peringatan di lokasi tersebut.
“Kami sudah menurunkan personel, membentuk posko pengamanan, menjalin koordinasi dengan instansi dan memasang rambu peringatan rawan kecelakaan,” katanya.
Sementara itu, puncak arus mudik di wilayah Sumatra Barat dalam skema Polda Sumbar Mudik 2026 diperkirakan terjadi pada H-2 dan H-1 Lebaran 2026, yakni Kamis (19/3/2026) dan Jumat (20/3/2026). (Antara)
Berita Terkait
-
Aksi Foto Arteria Dahlan di Tikungan Sintinjau Lauik Disorot, Polda Sumbar: Antrean Hanya 1 Menit
-
Pelindo Catat 2,6 Juta Penumpang Masa Lebaran 2026, Meningkat 14,14%
-
Meski Mudik 2026 Lebih Lancar, DPR Masih Temukan Masalah di Pelabuhan dan Rest Area Tol
-
Ini Daftar Program Pemerintah yang Buat Pemudik Merasa Terbantu Menurut Survei Indikator
-
Survei Indikator: Mayoritas Pemudik Nilai Lalu Lintas Lancar dan Kecelakaan Menurun
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
BRI Dukung Pengelolaan Kas Negara Lewat Dana SAL, Perkuat Fungsi Intermediasi Perbankan
-
Pengamat Nilai Transformasi Danantara Perkuat Kontribusi Pajak BRI bagi Negara
-
30 Tahun Menanti Perbaikan Drainase, Warga Dadok Tunggul Hitam Kembali Diterjang Banjir Parah
-
Banjir Terjang Kota Padang, 2.033 Warga Dievakuasi
-
Hadapi Musim Kemarau, Kemenhut Perkuat Kesiapsiagaan Karhutla di Jambi