SuaraSumbar.id - Pemkab Pasaman terus melanjutkan program pencegahan stunting dari hulu melalui kegiatan Pusat Informasi Konseling di SLTA se-Kabupaten Pasaman.
Bupati Sabar AS mengingatkan agar remaja terutama pelajar, untuk mempersiapkan diri mereka menyongsong kehidupan dewasanya kelak.
Menurutnya, Pemkab Pasaman sudah menancapkan tekad untuk mewujudkan generasi Pasaman yang unggul, cerdas secara intelektual dan berakhlakul karimah, dengan berbagai program prioritas yang sudah ditetapkan dalam RPJMD Pasaman 2021-2026.
"Mari kita wujudkan generasi muda Pasaman yang sehat, dengan pola hidup terencana, hindari pernikahan dini guna mencegah kelahiran anak stunting dan raih hidup yang berkualitas," pesan Sabar AS di Di MAN Sontang, Jumat (1/12/2023).
Bupati Sabar juga mengajak pelajar Madrasah itu untuk mengisi waktu dengan kegiatan yang bermanfaat.
"Banyak sekali aktifitas yang dapat dilakukan pelajar. Selain aktifitas pokok dengan kelompok belajar, juga aktifitas olah raga, seni dan aksi penyelamatan lingkungan, serta gerakan sosial yang bermanfaat bagi banyak orang," jelas.
Menurut Bupati Sabar, program stunting harus dilaksanakan serius dan berkelanjutan. Target yang ditetapkan pemerintah pusat cukup berat.
Penurunan angka stunting tahun 2024 mesti tertekan ke angka 14%. Sementara data survey Kemenkes RI di tahun 2022 lalu, kasus stunting Pasaman masih dikisaran 28,9 %.
Turut diberikan reward bagi pelajar yang mampu menjawab pertanyaan bupati, termasuk hadiah bagi seorang siswi yang sudah tahfidz alquran 12 juz.
Kepala Dinas P2AKB, Furqan menyampaikan perlunya intervensi spesifik kepada remaja, terutama putri, dalam penanggulangan kasus stunting.
Dikatakan, para pelajar di sekolah dapat membentuk Pusat Informasi Konseling (PIK), terutama bagi pelajar putri.
Juga terhadap remaja di luar pelajar, bisa berinovasi membentuk posyandu remaja putri “GASING JARI” (CeGAh StuntING mulai dari remaJA putRI) dengan sasaran remaja putri.
"Tujuan program ini, agar remaja paham tentang keluarga terencana, terhindar dari pola pergaulan bebas dan mampu mempersiapkan diri untuk menghadapi kehidupan dewasa saat berumah tangga kelak," terang Furqan. (Antara)
Berita Terkait
-
3 Fakta Viral Penghulu di Sumbar, Berenang Seberangi Sungai Demi Layani Akad Nikah
-
5 Fakta Viral Bidan di Sumbar Berenang Seberangi Sungai Demi Obati Pasien, Baju Kering di Badan!
-
Survei SSGI 2024: Kemenkes Klaim Prevalensi Stunting Turun Jadi 19,8 Persen
-
Rekam Jejak Anggit Kurniawan Nasution, Dibatalkan MK dari Cawabup Pasaman Ulah Bohong Status Mantan Napi!
-
Sembunyikan Status Mantan Napi, Cawabup Pasaman Didiskualifikasi MK! KPU Diminta Gelar PSU
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
Terkini
-
Jangan Main-main! Travel yang Berangkatkan Jamaah dengan Visa Non Haji Akan Ditindak
-
Waspada! Obat Tetes Mata Mengandung Steroid Bisa Picu Katarak
-
Kenaikan Harga Plastik Jadi Momentum Kurangi Plastik Sekali Pakai
-
79 Rumah di Adonara Rusak Akibat Gempa Magnitudo 4,7
-
Tegas! KPID Sumbar Perketat Pengawasan Konten LGBT