- Pemerintah akan menindak tegas biro perjalanan yang memberangkatkan jemaah haji menggunakan visa non-haji atau jalur ilegal.
- Wamen Haji dan Umrah Dahnil Anzar menekankan perlunya penindakan pidana bagi travel nakal demi menciptakan efek jera.
- Satgas Haji Polri akan melakukan pengawasan ketat, pemeriksaan bandara, serta penegakan hukum terhadap pelanggar prosedur keberangkatan haji.
SuaraSumbar.id - Biro perjalanan (travel) yang memberangkatkan jamaah diminta untuk tidak main-main. Sebab, biro perjalanan yang yang nekat jamaah menggunakan visa non-haji atau melalui jalur non-prosedural akan ditindak.
"Secara aturan, haji yang legal hanya yang menggunakan visa haji. Di luar itu adalah haji ilegal," kata Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak, melansir Antara, Kamis, 9 April 2026.
Dahnil mengatakan bahwa masih terdapat oknum maupun kelompok yang memobilisasi masyarakat untuk berangkat haji menggunakan visa non-haji.
Oleh karena itu, pemerintah mendorong pendekatan penegakan hukum yang tegas sebagai langkah utama untuk memberikan efek jera dengan membentuk Satgas Pencegahan Haji Ilegal.
“Saat ini yang paling efektif kami ingin kepolisian langsung menindak saja supaya ada efek jera,” kata dia.
Dahnil juga menyoroti penanganan kasus umrah yang selama ini banyak diselesaikan melalui mediasi, namun kerap tidak dipatuhi oleh pihak travel sebagai tindak lanjut dari mediasi tersebut.
“Namun seringkali mediasi yang ditangani itu tidak dipenuhi atau tidak dipenuhi kesepakatannya. Nah oleh sebab itu tahap yang paling efektif yang kami harapkan itu adalah tahap penindakan secara pidana supaya ada efek jera,” ujar Dahnil.
Sementara itu, Wakil Kepala Kepolisian RI Komjen Pol. Dedi Prasetyo mengatakan, Satgas Haji akan bekerja secara terpadu mulai dari tahap pencegahan hingga penegakan hukum.
Menurutnya, langkah awal dilakukan melalui penelusuran laporan masyarakat yang masuk ke kementerian, kemudian dilanjutkan dengan pemeriksaan dan penyelidikan terhadap travel yang dicurigai.
“Satgas bergerak mulai dari pencegahan di travel haji untuk melakukan pemeriksaan dan penyelidikan di situ. Itu adalah pencegahan dari awal dan juga pencegahan yang kita lakukan tahap berikutnya adalah di seluruh bandara,” katanya.
Ia menjelaskan pengawasan di bandara akan diperketat melalui pemeriksaan acak maupun berbasis data intelijen untuk mencegah keberangkatan jamaah non-prosedural.
Namun demikian, Dedi menegaskan bahwa langkah paling akhir sekaligus paling penting adalah penegakan hukum secara tegas.
“Pada tahap akhir, kami akan melakukan penegakan hukum secara tegas terhadap siapa pun yang terbukti melakukan pelanggaran,” katanya.
Berita Terkait
-
Era Saham Konglo Berakhir? Dulu Angkat IHSG, Kini Jadi Beban Pasar
-
Mengapa Bank Mandiri Mau Jadi Bohir Gadai Saham Haji Isam Senilai Rp73 T?
-
Manuver Bisnis BYAN Setelah Haji Isam Masuk
-
Saham PGUN Digadai, Ke Mana Aliran Dana Jumbo Milik Haji Isam?
-
Mendagri Ajak Pemda Dukung Pembenahan Keberangkatan Haji dan Umrah
Terpopuler
- Presiden RI Minta Maaf ke Malaysia - Singapura Akibat Asap, Tapi Itu SBY...
- Rudy Masud Senyum Semringah Bersama Istri di Singapura, Media Asing: Rakyatnya Sesak Nafas
- Wapres RI Mundur Saat Ekonomi Bergejolak, Hubungan Dengan Presiden Memburuk
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Usia 50 Tahun ke Atas, Wajah Kencang dan Awet Muda
- Rudal Houthi Ancam Piala Asia 2027 di Arab Saudi: AFC Bungkam, Jepang Resmi Mundur dari Turnamen
Pilihan
-
Maruli Simanjuntak Disebut Dilantik Prabowo Jadi Wakil Panglima TNI, Kamis Sore Ini
-
Kompak Berpakaian Dinas Lengkap Sambangi Istana, Perwira Tinggi TNI Siap Dilantik Prabowo
-
Belajar Hadapi Kekeringan dari Romo Kirjito, Mamanen Air Hujan yang Jatuh dari Langit
-
Krisis! Kelangkaan BBM Meluas Tak Hanya Bali, Antrean Berjam-jam
-
Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Bungkam usai Viral Sarapan di Singapura
Terkini
-
BRI Perkuat Pengalaman Nasabah Lewat BRImo dan Sabrina, Raih 36 Penghargaan TBCCI 2026
-
BRILink Agen Jadi Ujung Tombak Inklusi Keuangan, Layani Masyarakat hingga Pelosok Negeri
-
MotoGP Mandalika 2026 Jadi Momentum BRI Perkuat Ekonomi Lokal
-
MotoGP Mandalika 2026 Makin Hijau, BRI Perkuat Pengelolaan Sampah
-
8 Anggota Satpol PP Bukittinggi Ditahan Kasus Dugaan Kekerasan di Kampus Fort de Kock