SuaraSumbar.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Agam, Sumatera Barat (Sumbar), mendorong ahli waris untuk mengurus akte kematian keluarga yang telah meninggal dunia dan terdata dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilu 2024.
Koordinator Divisi Perencanaan Data dan Informasi KPU Agam, Lizawati Fitri mengatakan, pengurusan akte kematian tersebut tidak sulit dan bisa dilakukan secara online.
"Pengurusan bisa secara online atau mengurus di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Agam," katanya, Rabu (29/11/2023).
Ia mengatakan, saat ini ada sebanyak 655 pemilih meninggal dunia setelah DPT ditetapkan KPU Agam.
Dari 655 pemilih itu, tambahnya, 244 pemilih telah memiliki akte kematian dan 411 belum. Data itu berdasarkan hasil pengawasan Bawaslu setempat.
"Data Bawaslu tersebut telah kita sampaikan ke Panitia Pemungutan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) untuk mencari pemilih meninggal dunia. Kita juga menyosialisasikan kepada warga untuk mengurus akte kematian bagi keluarga yang telah meninggal dunia," katanya.
Ia menambahkan, KPU Agam juga melakukan kerjasama dengan Bawaslu, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Agam.
Sepanjang pemilih yang meninggal dunia memiliki akte kematian, maka nama pemilih itu bakal ditandai nantinya atau status tidak memenuhi syarat.
"Ini bentuk antisipasi kita agar tidak disalahgunakan nantinya saat pemilihan nanti," katanya.
Ia mengakui, KPU Agam juga telah berkoordinasi dengan Polres dan Dandim terkait masyarakat beralih status dari TNI dan Polri menjadi warga sipil atau masyarakat yang menjadi anggota TNI dan Polri.
Pemutakhiran pemilih tersebut terus dilakukan dan termasuk mengakomodir pemilih yang bakal pindah memilih. (Antara)
Berita Terkait
-
Ratusan Rumah Luluh Lantak, Pemkab Agam Membutuhkan 525 Huntara Bagi Korban Banjir
-
Kisah Pria Sampai Sewa Alat Berat Sendiri, Demi Temukan Jasad Ibu yang Tertimbun Longsor di Agam
-
Update Terbaru Banjir Bandang dan Longsor Agam: 86 Orang Meninggal, 88 Orang Hilang, 2.500 Mengungsi
-
Video Longsor dan Banjir Bandang Terjang Danau Maninjau, Rumah Hancur dan Jalan Amblas
-
Detik-detik Warga Agam Bertemu Harimau Sumatera Saat Buru Babi, Tubuh Gemetar di Atas Pohon Setinggi 15 Meter!
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
Terkini
-
Petani di Pulau Simeulue Aceh Tunda Penanaman Padi, Kenapa?
-
Heboh Teror 'Pocong Begal' di Solok, Polisi Bilang Hoaks
-
JEMBATAN Soroti Persekusi Mahasiswa di PNJ dan UNP: Kampus Harus Jadi Ruang Aman Bebas Diskriminasi
-
Mau Mendaki Gunung? Ini Panduan yang Wajib Anda Ketahui
-
Kunjungan Wisatawan ke Sumbar April 2026 Menurun, Hotel Berbintang Justru Catat Kenaikan Hunian