SuaraSumbar.id - Pada masa saat ini menjadi pahlawan tidak selalu melakukan sesuatu besar terlebih dahulu. Hal-hal kecil berkaitan dengan nilai-nilai kepahlawanan juga bisa membuat seseorang menjadi pahlawan bagi dirinya, hingga lingkungan.
Banyak cara untuk menjadi pahlawan, termasuk di dalam keluarga. Salah satunya dengan menjadi pahlawan finansial keluarga. Peran pahlawan finansial bertugas melindungi masa depan keluarga dengan mengamankan harta, aset, dan tabungan yang ada dan yang sedang dikumpulkan bagi orang-orang tercinta.
Caranya dengan mengembangkan dana dan aset pada instrumen finansial yang tepat dan terpercaya sehingga dana dan aset tersebut dapat berkembang sesuai prosedur yang benar.
Berikut tips menjadi pahlawan finansial keluarga melansir Antara Sabtu (11/11/2023):
1. Komunikasikan kondisi dan rencana finansial
Langkah pertama adalah mengomunikasikan rencana finansial dengan pasangan dan anggota keluarga yang sudah cukup umur mengenai kondisi dan tujuan keuangan keluarga termasuk rencana untuk mengajukan pinjaman dana, menjual aset hingga membeli instrumen investasi.
Hindari memutuskan sendiri rencana keuangan keluarga. Ada baiknya kita dengar pendapat dan saran dari anggota keluarga demi kebaikan bersama. Sebaiknya mereka mengetahui rencana dan kondisi keuangan keluarga sehingga bisa sama-sama menentukan kebutuhan apa saja yang harus tetap dipenuhi, dan yang masih bisa ditunda.
Berapa kewajiban utang yang dimiliki serta adakah rencana untuk mengembangkan aset keluarga. Dengan demikian, anggota keluarga dapat turut andil dan merasa bertanggung jawab untuk menjaga dan meningkatkan aset keluarga.
2. Kelola utang dengan cermat
Manajemen utang yang cerdas adalah kunci mencapai tujuan finansial keluarga. Hindari utang konsumtif dengan jumlah besar melebihi toleransi utang yang disarankan (utang konsumtif maksimal 15 persen dari total income) karena akan menambah beban finansial dan beban pikiran.
Jika mendapat uang tunai dari bonus, THR, atau penghasilan dari pekerjaan tambahan, manfaatkan untuk bisa mempercepat pelunasan utang. Dengan mengurangi beban utang secara perlahan maka seseorang dan keluarganya dapat leluasa dalam melakukan perencanaan keuangan.
3. Persiapkan dana pendidikan
Merencanakan dana pendidikan sangat diperlukan karena biaya pendidikan terus mengalami peningkatan inflasi setiap tahunnya. Risiko hidup orangtua juga meningkat seiring pertambahan usia yang dapat berpengaruh terhadap rencana pendidikan anak.
Oleh karena itu, sangat penting bagi orangtua mempersiapkan rencana pendidikan buah hati sampai jenjang perguruan tinggi. Disarankan untuk mengalokasikan dana pendidikan pada instrumen finansial yang tetap terjaga sampai jenjang pendidikan anak selesai meskipun terjadi risiko yang tidak diinginkan pada orangtua.
Untuk itu, saat memutuskan untuk mengambil asuransi pendidikan, sangat penting untuk memahami manfaat yang ditawarkan dan juga memperkirakan jumlah dana pendidikan yang akan dibutuhkan sehingga bisa terencana dengan baik.
Berita Terkait
-
wondr by BNI Permudah Nasabah Kelola Keuangan Keluarga dengan Perencanaan yang Lebih Terarah
-
KPK Sita 1,3 Kg Emas dan Rp100 Juta dari Rumah Pegawai Pajak di Malang
-
Rupiah Mandek di Rp17.877, Sentimen Pasar Makin Berat
-
12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
-
Akses Keuangan Melesat, Literasi Tertinggal: Trader Muda Diminta Waspadai Risiko
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Kehilangan Kendali Saat Mendahului, Mahasiswa Asal Pekanbaru Tewas di Lima Puluh Kota
-
Dibantu Warga, Kemenhut Berhasil Tangkap Harimau Sumatera Dekat Sekolah di Agam
-
Maknai Kemerdekaan, Danantara melalui BRILink Agen Perluas Akses Keuangan hingga Pelosok Negeri
-
Semalaman Terombang-ambing, Nelayan Painan Ditemukan Selamat di Perairan Lakitan Selatan
-
Pria di Sumbar Jual Kekasih Lewat MiChat untuk Layani Pelanggan