SuaraSumbar.id - Tiga sektor lapangan pekerjaan tercatat mampu menyerap tenaga kerja paling besar di Sumatera Barat (Sumbar). Hal itu berdasarkan hasil survei Badan Pusat Statistik (BPS) Sumbar tentang angkatan kerja nasional (Sakernas) Agustus 2023.
"Pertama, lapangan pekerjaan di sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan dengan kontribusi serapan 33,90 persen," kata Statistisi Ahli Madya BPS Sumbar, Mila Artati, Selasa (7/11/2023).
Kemudian, perdagangan besar dan eceran menyerap 18,60 persen, dan terakhir industri pengolahan mampu menyerap sekitar 8,63 persen tenaga kerja di Ranah Minang. Pola atau penyerapan tenaga kerja tersebut masih sama dengan periode Agustus 2022.
Ia menyebutkan, tiga kategori lapangan pekerjaan yang mengalami peningkatan penyerapan tenaga kerja terbesar jika dibandingkan Agustus 2022 ialah transportasi dan pergudangan (0,58 persen poin), jasa lainnya (0,54 persen poin), dan penyediaan akomodasi dan makan minum (0,45 persen poin).
Sementara, tiga lapangan pekerjaan yang mengalami penurunan penyerapan tenaga kerja terbesar yaitu perdagangan besar dan eceran (1,61 persen poin), pertanian, kehutanan, dan perikanan (1,06 persen poin), dan pertambangan dan penggalian (0,18 persen poin).
Secara umum, penduduk usia kerja pada Agustus 2023 tercatat 4,34 juta orang. Angka itu naik 206,04 ribu orang dibandingkan Agustus 2022. Sebagian besar, penduduk usia kerja merupakan angkatan kerja dengan komposisi 3,02 juta orang (69,61 persen), dan sisanya bukan angkatan kerja.
"Penduduk usia kerja merupakan orang yang berumur 15 tahun ke atas. Kelompok ini mengalami tren yang cenderung meningkat seiring bertambahnya jumlah penduduk," ujarnya.
Komposisi angkatan kerja pada Agustus 2023 terdiri dari 2,84 juta penduduk yang bekerja, dan 179,51 ribu pengangguran. Jika dibandingkan Agustus 2022, jumlah angkatan kerja meningkat 156,16 ribu orang.
Selanjutnya, Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) adalah persentase banyaknya angkatan kerja terhadap banyaknya penduduk usia kerja. TPAK mengindikasikan besarnya persentase penduduk usia kerja yang aktif secara ekonomi di suatu negara/wilayah.
"TPAK Sumbar pada Agustus 2023 sebesar 69,61 persen, atau naik 0,31 persen poin dibanding Agustus 2022," sebutnya. (Antara)
Terpopuler
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Bagaimana Cara Menonton Film Pesta Babi? Ini Syarat dan Prosedurnya
Pilihan
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
Terkini
-
Gunung Marapi Erupsi Lagi, Semburkan Abu 500 Meter: PVMBG Peringatkan Ancaman Lahar Dingin Mengintai
-
Tubuh Mungil Penuh Luka: Balita 3 Tahun Dirawat Intensif Usai Dianiaya Ayah Sambung
-
Longsor Maut Tambang Emas Ilegal di Sijunjung: Polisi Buru Pemodal dan Operator
-
Kronologi Longsor Maut Tambang Emas Ilegal Sijunjung: Tebing 30 Meter Tiba-tiba Runtuh
-
9 Orang Tewas Akibat Longsor Tambang Emas Ilegal di Sijunjung