SuaraSumbar.id - Konflik berkepanjangan antara Palestina dan Israel yang kembali meletus pada Sabtu (7/10) telah menarik perhatian dunia internasional. Indonesia, sebagai salah satu negara yang aktif dalam isu ini, secara terang-terangan menyuarakan dukungan untuk kemerdekaan Palestina.
Dalam konteks ini, sejumlah tokoh publik Indonesia juga memberikan tanggapan mereka terkait situasi di Palestina. Salah satu figur publik yang turut bersuara adalah Fedi Nuril, seorang aktor ternama Indonesia.
Fedi Nuril membagikan pengalaman pribadinya berkunjung ke Palestina pada tahun 2014 dalam sebuah unggahan di akun Instagram-nya, dikutip hari Sabtu (14/10/2023).
Dalam ceritanya, ia mengungkapkan bahwa saat itu, ia pernah ditahan oleh tentara Israel ketika hendak melaksanakan salat zuhur di Masjid Al-Aqsa.
"Pada tahun 2014, saya pergi ke Palestina untuk syuting program Ramadan. Ketika saya dan salah satu kru memasuki Masjid Al-Aqsa untuk salat zuhur dan pengambilan gambar," cerita Fedi Nuril dalam unggahan tersebut.
"Saya ditahan di pintu masuk oleh tentara Israel karena membawa tripod dan mikrofon nirkabel. Yang anehnya, meskipun tentara itu bersenjata lengkap, saya tidak merasa takut," tambahnya.
Aktor yang terkenal lewat perannya dalam film "Ayat-Ayat Cinta" ini kemudian menyatakan pandangannya bahwa apa yang terjadi di Palestina bukanlah perang, melainkan perebutan wilayah secara paksa.
Menurutnya, Israel menggunakan agama sebagai alat pembenaran untuk menduduki Palestina, sementara banyak rakyat Palestina yang menjadi korban dari penyerangan militer.
"Apa yang terjadi di Palestina bukanlah perang, melainkan upaya perebutan wilayah secara paksa. Tentara Israel didukung oleh teknologi militer dari Amerika Serikat dan negara-negara maju lainnya, sedangkan rakyat Palestina hanya bisa bertahan dengan peralatan seadanya," ujar Fedi Nuril.
Baca Juga: Aksi Bela Palestina, Ribuan Muslim Jabar Akan Longmarch dari Gedung Sate
Fedi Nuril juga menyatakan keprihatinannya terhadap pelanggaran hak asasi manusia (HAM) yang terjadi di Palestina dan merasa sedih karena dunia internasional tampaknya terdiam atas kejadian-kejadian tersebut.
"Ia seakan-akan tuli terhadap kecaman yang dilontarkan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa dan masyarakat internasional. Israel terus memperluas wilayahnya, bahkan hingga Amerika Serikat mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel pada tahun 2018," ungkap Fedi Nuril.
Akhir dari pesan Fedi Nuril adalah harapannya agar konflik antara Palestina dan Israel bisa segera berakhir dengan perdamaian.
Namun, ia tetap mendukung kemerdekaan Palestina dan mengajak seluruh lapisan masyarakat dunia untuk berhenti mempolitisasi isu pendudukan Israel di Palestina dan aktif mendukung kemerdekaan Palestina sebagai masalah kemanusiaan.
"Gue berharap seluruh lapisan masyarakat dunia berhenti mempolitisasi pendudukan Israel di Palestina dan aktif mendukung kemerdekaan Palestina. Ini masalah kemanusiaan," pungkas Fedi Nuril.
"Ia yakin bahwa tidak ada satu pun ideologi di dunia yang seharusnya membenarkan tindakan pembunuhan dan kekerasan terhadap sesama manusia. Apapun agama dan keyakinan seseorang, tindakan membunuh anak-anak seharusnya tidak pernah dianggap 'biasa saja'. Semoga saudara kita, rakyat Arab-Palestina, di Palestina, selalu berada dalam lindungan-Nya. Aamiin," tutupnya.
Berita Terkait
-
Aksi Bela Palestina, Ribuan Muslim Jabar Akan Longmarch dari Gedung Sate
-
Apakah Benar Palestina Merdeka Adalah Tanda Kiamat Sudah Dekat? Ini Kata Ustad hingga Hadist
-
Perang Israel Vs Hamas, Harga Minyak Dunia Melonjak Panas
-
Profil Abu Bakar Ba'asyir, Eks Napi Terorisme yang Tantang Pemuda Siap Dikirim ke Palestina
-
Marc Klok Berdoa untuk Gaza, Serukan Kemerdekaan Palestina
Terpopuler
- Cara Aktifkan Fitur End-to-End Encryption WhatsApp, Pastikan Obrolan Rahasiamu Bebas Sadap
- 4 Shio yang Tinggalkan Masa Sulit Mulai 5 November 2026, Siap Sambut Kebahagiaan
- Jokowi: Saya Disadap, Tapi Saya Diam Saja
- 5 Sepatu Jalan Lokal Tanpa Tali yang Nyaman dan Anti Jebol Menurut Review
- 9 Sunscreen untuk Wanita Usia 50 Tahun ke Atas agar Kulit Awet Muda
Pilihan
-
Seskab Teddy Dikabarkan Diperiksa POM TNI, Soal Penyadapan Prabowo?
-
Jokowi Tak Banyak Komentar Soal Penyadapan Prabowo: Kita Hormati Proses Hukum
-
Dicecar soal Listyo Sigit Prabowo, Jokowi: Semua Orang juga Sudah Tahu
-
Jokowi Ngaku Lupa Nama 3 Temannya yang Wisuda Bareng di UGM
-
Hakim Potong Omongan Jokowi yang Melebar: Jawab Saja Pertanyaannya!
Terkini
-
BRI Private dan BRI Prioritas Tawarkan Privilege Pendidikan Anak di Sequoia School
-
Sempat Lumpuh Lima Jam Akibat Longsor, Jalur Sumbar-Riau di Limapuluh Kota Kembali Bisa Dilalui
-
Longsor Timbun Badan Jalan di Pangkalan Limapuluh Kota, Akses Sumbar-Riau Ditutup
-
Mahasiswa Asal Padang Diduga Terlibat Perdagangan Orang dan Eksploitasi Seksual Anak
-
Pesta Pernikahan di Padang Berujung Petaka, 20 Warga Diduga Keracunan