SuaraSumbar.id - Seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkup pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) mempercepat realisasi serapan Anggaran Pembangunan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2023. Sebab, angka capaian serapan hingga Juni ini masih rendah.
"Realisasi APBD akan mendorong belanja pihak swasta sehingga perekonomian daerah akan berkembang. Ini juga akan mendorong perputaran uang di tengah masyarakat karena itu realisasinya harus dipercepat," kata Gubernur Sumbar, Mahyeldi, Senin (19/6/2023).
Sampai saat ini, kata Mahyeldi, realisasi serapan APBD 2023 pada 52 OPD Pemprov Sumbar, baik fisik maupun keuangan, masih di bawah target yang ditetapkan.
Untuk realisasi fisik, dari target 52,24 persen hingga 19 Juni 2023 baru tercapai 37 persen, sementara dari target keuangan 39,69 persen baru terealisasi 28,38 persen.
Kepala Biro Administrasi Pembangunan Pemprov Sumbar Kuartini Deti Putri mengatakan masyarakat saat ini bisa memantau langsung informasi tentang realisasi APBD tersebut melalui laman https://dashboard.sumbarprov.go.id.
"Informasi yang ditampilkan dalam laman itu real time dan valid," ujarnya.
Berdasarkan laman https://dashboard.sumbarprov.go.id/simbangda/detail-belanja-opd, OPD dengan realisasi keuangan tertinggi di Pemprov Sumbar adalah Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah sebesar 50,02 persen, diikuti Dinas Kearsipan dan Perpustakaan sebesar 49,71 persen.
Realisasi tertinggi selanjutnya adalah Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia 49,16 persen, Dinas Satuan Polisi Pamong Praja 48,43 persen, dan RSJ H.B. Saanin 47,45 persen.
Sementara OPD dengan realisasi keuangan terendah adalah Dinas Perumahan Permukiman dan Pertanahan Sumbar yang tercatat baru 5,05 persen.
Baca Juga: Sumbar Perlu Pengembangan Moda Transportasi Publik, Mahyeldi Bidik Kereta Api
Untuk realisasi fisik tertinggi hingga saat ini dicatat Dinas Kesehatan sebesar 65,37 persen, diikuti Bappeda 54,04 persen. Sedangkan realisasi terendah adalah Dinas Perumahan, Permukiman dan Pertanahan dengan capaian 8,68 persen, lalu Dinas Perkebunan Tanaman Pangan dan Hortikultura 12,48 persen. (Antara)
Tag
Berita Terkait
-
Gerindra Target Ganti Gubernur Sumbar 2024, Andre Rosiade Sudah Siapkan Kandidat: Bisa Bikin Terobosan Dahsyat!
-
Cari Sapi Kurban Jokowi untuk Warga Sumbar, Pemprov Seleksi 3 Ekor Sapi Unggul dari 3 Daerah
-
Program KKN Unand Bawa Misi Pengentasan Stunting, Gubernur Sumbar: Sejalan dengan Pemerintah
-
Reaktivasi Kereta Api di Sumbar Lebih Efisien Atasi Macet Ketimbang Bangun Jalan Baru
-
Percepat Pembangunan di Sumbar, Audy Joinaldy Dorong Daerah Pemekaran Nagari
Terpopuler
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- Bau Babi di Kapal ASDP Tuai Keluhan Penumpang, Pemerhati Usul Kapal Khusus Ternak dari APBN
- Penyekapan 10 Calon ART Gegerkan Surabaya, Pemkot Segel Penampungan di Kedung Anyar
Pilihan
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
Terkini
-
Fundamental Bisnis Solid, BRI Lanjutkan Buyback Saham hingga Januari 2027
-
Bangun 100 Sekolah Rakyat di 32 Provinsi, Kementerian PU Serap 97 Ribu Tenaga Kerja
-
Penyelundupan 2 Ton Solar Subsidi ke Jambi Digagalkan, Disamarkan dalam Karung Pupuk dan Fiber Ikan
-
298 Pelanggaran Tertangkap Kamera ETLE Polda Sumbar, 200 Surat Konfirmasi Dikirim
-
Terungkap Dugaan Praktik Mucikari di Padang, Satu Pria Dibawa ke Polda