Beragam ocehan miring didengar Hokta saat mencoba tes masuk polisi. Ada yang menyebut jadi polisi tak cukup modal 'air liur'. Harus punya uang dan kenalan di tubuh Polri. Sejumlah keluarganya pun menyarankan untuk mencari pekerjaan lain saja ketimbang bermimpi jadi polisi.
"Saat saya gagal, dorongan untuk tidak mencoba tes lagi semakin banyak. Tapi saya tak hiraukan. Yang jelas saya belajar dan berlatih, hasilnya serahkan kepada Allah," bebernya.
Ibunya, Elpida, tak menampik ejekan yang diterima sang anak. Ada yang sampai menghina fisik anaknya dengan menyebut Hokta punya penyakit kulit. Bahkan, gara-gara miskin dan tak punya uang, ada yang tega menyebut Hokta 'gila' bercita-cita jadi polisi.
"Saya cuma bisa mendoakan dan mendorong dia agar tidak hilang semangat. Toh hinaan orang lain tidak membuat kita mati," katanya.
Baca Juga: Resmi! Polda Sumbar Tetapkan Ustaz HEH Jadi Tersangka, Buntut Samakan Muhammadiyah dengan Syiah
Perempuan 45 tahun itu ternyata tidak tinggal bersama Hokta di Kabupaten Solok. Dia merantau ke Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, Riau sejak 2017 atau setelah ayah Hokta, mendiang Hendra Saputra, meninggal dunia.
Di sana, Elpida juga bekerja serabutan demi menyekolahkan 4 orang anaknya. Mulai dari menjaga warnet, tukang cuci dan gosok, hingga membersihkan kos-kosan sekitar tempat tinggalnya. Saat jauh, ia selalu berkomunikasi dengan Hokta yang tinggal di kampung bersama adik ibunya (adik nenek Hokta).
"Saya menangis haru saat dia mengabari lulus tes polisi tahun lalu. Sebuah kebanggaan bagi seorang buruh cuci gosok, anaknya jadi polisi. Dia lulus murni berkat kegigihannya belajar dan latihan. Tidak mungkin kami bayar ini dan itu, untuk hidup saja susah," katanya.
Nyaris Berhenti Sekolah
Hokta telah ditempa oleh ragam kesedihan sejak kecil. Ia sampai berpindah-pindah Sekolah Dasar (SD) karena kondisi tempat tinggal dan sang ayah yang sakit-sakitan. Paling tidak, ia mengenyam tiga SD berbeda sebelum tamat sekolah. Begitu juga saat SMP. Ia juga tamat setelah satu kali pindah dari SMPN 7 Gunung Talang ke SMPN 5 Gunung Talang.
Baca Juga: Kasus Kaburnya Tahanan Polresta Padang, Propam Polda Sumbar Sebut Anggota Lalai
"Kalau SMK hanya satu sampai tamat. Saya tinggal di rumah keluarga dan pernah juga mengontrak, begitu sampai kini. Kami sering pindah-pindah itu karena tempat tinggal dan kondisi ayah dulu. Ibu belum punya rumah sendiri sampai saat ini," kata lulusan SMKN 1 Gunung Talang itu.
Berita Terkait
-
CEK FAKTA: Beredar Foto Kapolri dan Aguan Resmikan Pagar Laut Tangerang, Benarkah?
-
Beda Rekam Jejak Karier AKP Dadang dan AKP Ryanto Ulil, Sama-sama Pernah Jadi Kasat Narkoba!
-
Digunduli dan Tangan Diborgol, AKP Dadang Dihadirkan dalam Jumpa Pers Polda Sumbar
-
Tampang AKP Dadang, Tembaki Rumah Kapolres Solok Selatan Usai Tembak Mati Kasat Reskrim!
-
Jenazah Kasat Reskrim Polres Solok Selatan Diterbangkan ke Makassar: Dia Yatim Sejak Kecil!
Tag
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
Daftar 5 Ruas Tol Trans Sumatera Gratis Arus Balik Lebaran 2025, Tol Padang-Pekanbaru Paling Sibuk!
-
Kronologi Nenek dan 2 Cucu Hilang di Pantai Tiku Agam hingga Ditemukan Seperti Ini
-
4 Tips Aman Berkendara Saat Arus Balik Lebaran 2025 dari Polda Sumbar
-
BRI Raih Penghargaan Best Social Loan di The Asset Triple A Awards 2025
-
2 Tewas dalam Kecelakaan Maut di Jalan Alternatif Bukittinggi-Payakumbuh saat Lebaran