SuaraSumbar.id - Puluhan miliar uang diprediksi akan berputar di Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar), saat menjadi tuan rumah Pekan Nasional (Penas) Tani dan Nelayan XVI pada 10-15 Juni 2023 mendatang.
Hal itu dinyatakan Wali Kota Padang Hendri Septa. “Ada 20 ribu hingga 30 ribu orang yang akan tinggal di rumah penduduk di Kota Padang selama gelaran ini berlangsung dan ini akan menggerakkan ekonomi masyarakat secara langsung,” katanya, Jumat (2/6/2023).
Menurut politisi PAN itu, peserta Penas Tani dan Nelayan akan tinggal di rumah masyarakat dan mereka akan mengeluarkan biaya akomodasi dan makan di sana.
Belum lagi mereka yang menginap di hotel-hotel yang ada di kota berpenduduk sekitar 900 ribu jiwa ini.
“Efek domino gelaran ini berdampak pada ekonomi penduduk dan memang ini yang kita inginkan agar ekonomi kembali bergairah,” kata dia.
Ia mengatakan senang ada kegiatan pusat yang digelar di Kota Padang sama halnya dengan Rakernas Apeksi 2022 lalu.
Pada Rakernas Apeksi tersebut ada 5.000 tamu undangan dan Pemkot Padang melalui Biro Ekonomi menghitung perputaran uang mencapai Rp26 miliar.
“Insya Allah terjadi perputaran uang mencapai puluhan miliar. Tamu kita menginap dan mendatangi destinasi wisata dan kuliner yang ada di Kota Padang,” kata dia.
Ia mengatakan Penas Tani dan Nelayan yang berpusat di Lapangan Udara Sutan Sjahrir Tabing Kota Padang itu dapat menjadi sarana berbagi informasi di kalangan masyarakat petani dan nelayan.
Baca Juga: Dinilai Amburadul, Pedagang Pasar Raya Padang Desak Wali Kota Cabut Aturan Jam Operasional Berdagang
“Kita juga sudah menyiapkan 2.900 rumah untuk pemondokan di lima kecamatan di Kota Padang. Insya Allah penginapan tersebut akan selesai didata sebelum acara tanggal 10 Juni 2023 nanti,” katanya.
Selain itu, lanjut dia, Kota Padang akan banyak belajar dari petani dan nelayan yang datang. Apalagi Kota Padang memiliki lahan sawah mencapai 5 ribu hektare.
“Atas nama Pemkot Padang, kami mengimbau dan mengundang masyarakat Indonesia untuk datang ke Kota Padang. Kita sukseskan Penas Tani dan Nelayan ke-16 tahun 2023. Insya Allah keberkahan ini datang untuk masyarakat Indonesia,” katanya. (Antara)
Berita Terkait
-
Tinjau Persiapan Penas Tani di Padang, Mentan SYL Soroti Ekspor Pangan: Kurang Apa Alam Indonesia!
-
Pemilihan Wawako Padang Akhirnya Digelar Besok 5 April 2023, Hendri Septa Segera Punya Pendamping
-
Dukung Jokowi Larang Buka Bersama Pejabat, Wali Kota Padang: Kami Undang Warga
-
Tagihan Air Ratusan Masjid dan Musala di Kota Padang Digratiskan Selama 2023, Ini Alasannya
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
BRI Hadirkan Semarak Merah Putih di Desa BRILiaN Balbar Sofifi, UMKM Turut Rasakan Manfaatnya
-
Warga Agam Temukan Tengkorak-Tulang Manusia di Sawah, Diduga Korban Bencana
-
Sumbar Kirim 2,1 Ton Rendang ke NTT
-
Kisah Haru PMI Yuni, BRI Pertemukan dengan Ibunya Setelah 10 Tahun Bekerja di Taiwan
-
BRImo Taiwan, Langkah BRI Dekatkan Layanan Kepada Pekerja Migran Indonesia