SuaraSumbar.id - Muhammad Usni Sabil, warga Jorong Tanjung Beringin, Nagari Tanjung, Kecamatan Koto Tujuh, Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat (Sumbar), ikut menjadi korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO) di Myanmar.
Pria 28 tahun ini mendapat siksaan bersama korban lainnya yakni 19 Warga Negara Indonesia (WNI). Sabil sempat berkomunikasi dengan keluarganya di Sijunjung dan meminta tolong agar segera dibebaskan.
Menurut orang tua Sabil, Dewi Murni, anaknya video call pada momen Lebaran. Namun kini, Sabil tidak bisa lagi dihubungi.
"Anak saya video call. Dia bilang, mama tolong bebaskan kami. Kami tidak sanggup lagi," kata Dewi menirukan perkataan anaknya, Kamis (4/5/2023).
Dewi mengungkapkan, anaknya mengaku mendapat siksaan yan tidak manusiawi. Bahkan Sabil tidak diberikan makan dan minum.
"Kami disiksa, disetrum, dicambuk, dipukul, tidak dikasih makan dan minum," ungkapnya.
Sebelum berangkat ke luar negeri, Sabil sempat memberikan kabar kepada orang tuanya. Kabar itu memberi tahu bahwa ia mendapat pekerjaan di Thailand.
Namun ternyata, Sabil dan 19 WNI lainya malah mendapat siksaan di Myanmar. Sabil mengaku sebelumnya bekerja di perusahaan bagian komputer.
"Harapan saya kepada Pemerintah Provinsi Sumbar, kepada bapak gubernur, saya selaku orang tua Sabil agar menindaklanjuti kasus anak saya. Semoga anak saya cepat pulang. Harapan saya cuman satu, anak saya pulang dengan selamat," ujarnya.
Kontributor: Saptra S
Berita Terkait
-
20 WNI Korban TPPO di Daerah Konflik Myawaddy Diduga Masuk Myanmar Secara Ilegal
-
Pelaku TPPO WNI Di Myanmar Sebut Tak Ada Yang Bisa Jemput Korban Termasuk Jokowi
-
Tergiur Gaji Besar Padahal Dijadikan Budak, WNI Korban Perdagangan Orang di Myanmar Rata-rata Berpendidikan Tinggi
-
Anak Disekap Di Daerah Konflik, Ibu Korban TPPO Di Myanmar Lapor Ke Bareskrim Polri
-
Dialog dengan Lintas Tokoh Sumbar, Prabowo Subianto: Kakek Saya Sekretaris Hatta, Bapak Anggota Sjahrir
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
Terkini
-
Fakta Sinkhole di Situjuah Batua Limapuluh Kota: Air Jernih Tanpa Ikan, Warga Ramai Berdatangan!
-
Siapa Ressa Rizky Rossano? Gugat Denada Miliaran Rupiah, Ngaku Anak Kandung yang Ditelantarkan
-
7 Lipstik Terbaik Usia 50-an, Rahasia Bibir Tetap Lembap dan Tampak Muda!
-
2 Kali Pemakaman Massal di Agam, 26 Korban Bencana Hidrometeorologi Dikubur di Lubuk Basung
-
Izin BPR Suliki Gunung Mas Dicabut, LPS Siapkan Pembayaran Simpanan Nasabah