SuaraSumbar.id - Seorang perempuan tewas ditembak saat bekerja di tengah sawah. Peristiwa berdarah itu terjadi di Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat (Sumbar), Rabu (26/4/2023).
Belakangan diketahui bahwa pelaku penembakan tersebut adalah R, pacar dari korban berinisial D yang masih berusia 20 tahun. Gadis itu ditembak saat bekerja di sawah di kawasan Durian Kasiak, Rimbo Sianok, Kabupaten Padang Pariaman.
Pelaku R sempat berkilah saat diinterogasi petugas. Dia mengaku saat hari penembakan itu hanya di rumah membantu orangtuanya.
"Setelah itu kami periksa telepon genggamnya," kata Kasat Reskrim Polres Kota Pariaman, AKP Muhammad Arvi, Rabu (27/4/2023).
Dari HP tersebut terungkap bahwa pelaku R menghubungi korban D melalui SMS sekitar pukul 12.00 WIB yang isinya "hati-hati karajo yank, beko luko lo baliak (hati-hati bekerja sayang, nanti luka lagi)".
"Saat kami wawancara, R mengaku terakhir berkomunikasi dengan D tiga bulan lalu. Kemudian, R kami bawa ke Polsek IV Koto Aur Malintang untuk penyelidikan lebih lanjut," katanya.
Di Polsek IV Koto Aur Malintang, pelaku R tak lagi bisa mengelak. Alhasil, ia pun mengakui perbuatannya yang telah menembak korban D menggunakan senjata untuk berburu babi.
Kepada polisi, R mengaku sudah berpacaran dengan D selama 5 tahun. Sayangnya, akhir Desember 2022 lalu, korban D dijodohkan oleh orangtuanya dengan pria lain.
"Orangtua korban tidak merestui hubungan anaknya dengan pelaku yang membuatnya tersulut emosi dan berniat membunuh korban seminggu sebelum kejadian," bebernya.
Saat ini, R sudah ditahan dan menjalani pemeriksaan lebih lanjut untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.
Kontributor : B Rahmat
Berita Terkait
-
Parah! Anak Korban Dugaan Pencabulan di Pariaman Dipaksa Sumpah Pakai Alquran dan Kena Intimidasi
-
Motif Ibu dan Anak di Padang Pariaman Dibunuh Pakai Cangkul dan Pisau: Sengketa Tanah Warisan
-
Tewas dalam Sawah, Ibu dan Anak di Padang Pariaman Dibunuh Pakai Cangkul dan Pisau
-
NasDem Padang Pariaman Optimis Menang di Pemilu 2024 dan Menangkan Anies Baswedan
-
Warga Padang Pariaman Tangkap Buaya Seberat 100 Kg Saat Berjemur di Pinggir Sungai
Terpopuler
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- 6 HP Snapdragon Paling Murah RAM 8 GB untuk Investasi Gadget Jangka Panjang
- HP Xiaomi yang Bagus Tipe Apa? Ini 7 Rekomendasinya di 2026
- Sabun Cuci Muka Apa yang Bagus untuk Atasi Kulit Kusam? Ini 5 Pilihan agar Wajah Cerah
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Kecelakaan Truk Batu Bara di Jalur Sitinjau Lauik, Sopir Terluka Usai Banting Setir ke Selokan
-
Erupsi Gunung Marapi Minggu Pagi Semburkan Abu Vulkanik Setinggi 500 Meter, Status Masih Waspada
-
Buka HP dan Baca Pesan WA Ku, Wasiat Mahasiswa PNP di Buku Sebelum Ditemukan Tewas di Kos
-
Pengurus IKM Kini Bertabur Bintang, Andre Rosiade: Ada Potensi Investasi Rp 20 T ke Sumbar
-
Mahasiswa di Padang Ditemukan Tewas di Kamar Kos Dikenal Introvert di Kampus