SuaraSumbar.id - Penerapan one way sistem atau satu arah di jalur lintas menuju Kota Bukittinggi, Sumatera Barat (Sumbar), telah berakhir pada 25 April atau H+3 Idul Fitri 1444 hijriah. Polisi mengklaim rekayasa lalu lintas ini mengurangi kemacetan selama libur lebaran.
Direktur Lalu Lintas Polda Sumbar, Kombes Pol Hilman Wijaya mengatakan, juga tidak ada terjadi kecelakaan di jalur one way selama diberlakukan. Pemudik dapat berkendara dengan lancar dan aman.
"Tidak terjadi kecelakaan sepanjang rute one way, baik rute Sicincin sampai Padang Luar, Padang Luar jalur Malalak, itu tidak terjadi kecelakaan," kata Hilman, Kamis (27/4/2023).
"Dan yang terpenting bagi kami adalah dengan adanya one way itu mengurangi kemacetan yang terjadi di sepanjang jalur itu," sambungnya.
Menurut Hilman, pada arus mudik dan balik lebaran tahun-tahun sebelumnya, kemacetan terus terjadi di jalur lintas menuju Bukittinggi. Hal ini mengakibatkan waktu tempuh sangat lama.
"Lebaran sebelum sebelumnya biasanya memerlukan waktu tempuh sangat lama, sampai 8 jam, 10 jam maksimal. (Penerapan one way) rata-rata 2-3 jam, bahkan sampai 1,5 jam," ujarnya.
Hilman tak menampik masih terjadi kemacetan yang terjadi selama libur lebaran ini, namun kemacetan itu tidak berlangsung lama.
"Itupun durasi kemacetan bervariasi, tidak sampai kepanjangan waktu. Jadi keberhasilan kami tolak ukurnya itu," ungkapnya.
Kontributor: Saptra S
Baca Juga: Desak Pelaku yang Ceburkan 2 Wanita Pemandu Karaoke ke Laut Serahkan Diri, Polda Sumbar: Kami Cari!
Berita Terkait
-
Jalur Satu Arah Padang-Bukittinggi Berakhir, Pengendara Tetap Diminta Waspada
-
Polisi Didesak Tindak Tegas Pelanggar Jalur Satu Arah Padang-Bukittinggi, Pengamat: Sangat Bahaya!
-
Polisi Diminta Tindak Tegas Pengendara Pelanggar Jalur Satu Arah
-
Bukan Hilangkan Macet, Sistem Satu Arah Padang-Bukittinggi Hanya Perpendek Waktu Macet
-
Polisi Prediksi Volume Kendaraan Pemudik Masuk Sumbar 3 Kali Lipat
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
Terkini
-
5 Tahun Holding Ultra Mikro, Perkuat Ekosistem UMKM
-
Raih Penghargaan, BRI Dorong Transformasi Digital Lewat BRImo Taiwan
-
DPLK BRI Tegaskan Komitmen ESG Lewat Raihan Kehati ESG Award 2026
-
Dukung Arahan Prabowo, BRI Siap Perluas Rekening Perbankan Masyarakat
-
BRI Multiguna Pre-Approved, Pembiayaan Praktis Bagi Nasabah Terpilih