SuaraSumbar.id - Dua orang wanita pemandu karaoke di salah satu kafe di Kecamatan Lengayang, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat (Sumbar) diceburkan ke laut oleh warga beramai-ramai. Wanita itu berusia 19 dan 24 tahun.
Mereka diarak warga dan diceburkan ke laut hingga nyaris ditelanjangi. Aksi warga ini direkam hingga videonya beredar di media sosial Instagram.
Kasat Reskrim Polres Pesisir Selatan, AKP Hendra Yose mengungkapkan, kasus ini sedang diselidiki. Kasus tersebut kini jadi atensi jajarannya kepolisian.
"Sudah diproses, sudah atensi dan akan segera kami lakukan proses dan memberikan kepastian hukumnya. Untuk pemeriksaan awal (lidik & sidik) di Polsek Lengayang," ujar Hendra, Selasa (11/4/2023).
Hendra menyebutkan, dugaan sementara warga melakukan tindakan itu lantaran marah kafe masih tetap buka di saat Ramadhan.
"Faktor karena (wanita) di kafe yang buka juga saat bulan Ramadhan. Sehingga masyarakat marah," ungkapnya.
Hendra mengatakan, penyelidikan awal dengan dilakukan pemeriksaan saksi-saksi. Ia belum mengetahui berapa orang yang terlibat.
"Kami periksa saksi-saksi dulu. Ikuti prosedur lidik dan sidik, setelah itu gelar. Setelah ditemukan pelaku, baru kami upayakan paksa (penangkapan)," tegasnya.
"Untuk perkara ini kami atensi, akan segera kami lakukan pemeriksaan dalam hal ini proses. Akan kami berikan kepastian hukum terhadap perkara," sambung Hendra.
Baca Juga: Hilang 3 Hari, Mayat Bocah Perempuan Berseragam Sekolah Mengapung di Pantai Pesisir Selatan
Kontributor: Saptra S
Tag
Berita Terkait
-
Siberkreasi Dorong Konten Kreatif Berbasis Budaya Lokal, Warga Pesisir Selatan Diajak Tingkatkan Literasi Digital
-
Dari Baju Pramuka hingga Kebaya Merah, Geger Video Syur dari Tahun ke Tahun
-
Polisi Ungkap Alasan Bebaskan WNA Sekeluarga Maling di Pesisir Selatan, Klaim Diapresiasi Kedubes Iran
-
Ribut WNA Sekeluarga Ditangkap Kasus Maling Lalu Dibebaskan, Polisi di Pesisir Selatan Terkesan Bungkam
-
WNA Sekeluarga yang Maling di Pesisir Selatan Ternyata Pakai Visa Kunjungan
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Polisi Telusuri Jejak Hotman Paris di Balik Kematian Tak Wajar Pengacara Rocky Martin
Pilihan
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Terkini
-
Tanam 24.000 Mangrove, BRI Peduli Perkuat Pemulihan Ekosistem Pesisir
-
Dedikasi Mantri BRI Layani Pegunungan Toraja Utara
-
Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal
-
Demokrat Sumbar Pasang Target Rebut Kembali Kursi DPR RI yang Hilang
-
Polwan di Sumbar Diduga Dilecehkan Perwira Berpangkat AKBP