SuaraSumbar.id - Pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang dilaporkan diterkam buaya saat mandi-mandi di Sungai Batang Sikabau, Nagari Air Bangis, Kecamatan Sungai Beremas, Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar), akhirnya ditemukan dalam keadaan meninggal dunia, Sabtu (1/4/2023).
Mayat korban ditemukan setelah tiga hari masa pencarian. Hal itu dibenarkan Kepala Kantor SAR Padang, Abdul Malik. Menurutnya, korban ditemukan sekitar pukul 10.OO WIB dengan jarak 1,5 kilometer dari titik lokasi korban dinyatakan hilang.
"Setelah ditemukan, kami menyerahkan jenazah kepada pihak Polsek Air Bangis dan berdasarkan informasi, korban dibawa ke puskesmas," pungkasnya.
Korban bernama Rifaldi (13). Ia dilaporkan hilang usai diterkam buaya saat mandi-mandi di sungai tersebut pada Kamis (30/3/2023).
Hingga masuk hari kedua pencarian, tim gabungan SAR belum kunjung menemukan tanda-tanda keberadaan korban. Barulah pada hari ketiga korban ditemukan dalam kondisi tak bernyawa.
Kejadian itu berawal ketika korban mandi-mandi bersama dua rekannya, saat melompat langsung diterkam buaya.
"Korban ini tidak mengetahui bahwa di lokasi biaya ada buaya. Saat melompat, korban langsung diterkam," kata Abdul Malik.
"Dua temannya yang ikut mandi di sungai berusaha memukul buaya dan menarik korban dari mulut buaya tapi tidak berhasil," kata lagi.
Kontributor : B Rahmat
Baca Juga: Tambang Batu Bara Sawahlunto Meledak: 6 Korban Tambang Meninggal Dunia, 4 Dalam Pencarian
Berita Terkait
-
Pelajar SMP di Pasaman Barat Diterkam Buaya Saat Mandi-mandi, Gagal Ditarik dari Mulut Buaya hingga Hilang
-
Kapal Nelayan Karam di Pasaman Barat, 6 Orang Hilang dan 6 Selamat
-
393 Kecelakaan Lalu Lintas Terjadi di Pasaman Barat Tahun Lalu, 56 Orang Meninggal Dunia dan Ratusan Korban Luka-luka
-
Petani di Pasaman Barat Ditemukan Tewas Usai Terseret Arus Sungai
-
9 Orang Tewas Akibat Tambang Batu Bara di Sawahlunto Meledak
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Dari Prompt hingga Strategi Bisnis, Buku Baru Dr. Dini Fronitasari Sasar Pelaku UMKM
-
IHR Merdeka Cup dan Sarga Festival Hadir di Sumatera Barat, Rayakan Semangat HUT ke-81 RI
-
WN India Ditangkap Polda Sumbar, Jual Emas dari Tambang Emas Ilegal ke Malaysia
-
BRI Borong Enam Penghargaan di Asia's Best Companies dan Finance Asia Awards 2026
-
Truk Rem Blong Kecelakaan di Silaing Bawah, Satu Korban Terjepit