SuaraSumbar.id - Sepanjang tahun 2022, tercatat sebanyak 393 kasus kecelakaan lalu lintas terjadi di Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar). Dari jumlah tersebut, 56 orang meninggal dunia, 105 orang luka berat dan luka ringan 442 orang.
"Angka kecelakaan lalu lintas di Pasaman Barat termasuk yang tertinggi di Sumbar. Kita terus berupaya menekan angka kecelakaan itu pada 2023," kata Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Basuki, Kamis (9/2/2023).
Menurutnya, untuk kerugian materiil mencapai Rp1 miliar baik untuk roda enam, roda empat dan roda dua.
Menurutnya kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan itu untuk roda enam sebanyak 77 kendaraan, roda empat 69 kendaraan dan roda dua 511 kendaraan
"Usia terlibat 0-9 tahun sebanyak 31 orang, usia 10-15 tahun sebanyak 90, usia 16-30 tahun sebanyak 230 orang, usia 31-40 tahun sebanyak 66 orang dan usia 41 ke atas sebanyak 179 orang," katanya
Sedangkan pada periode Januari sampai 8 Februari 2023 angka kecelakaan telah mencapai 51 kasus.
Menyikapi tingginya angka kecelakaan itu maka jajaran Polres Pasaman Barat terus meningkatkan penyuluhan dan sosialisasi mengenai tertib berlalu-lintas kepada semua pihak. Baik masyarakat umum, pelajar dan instansi yang ada.
Diantara upaya yang dilakukan adalah sosialisasi berupa polisi masuk sekolah, program Jumat curhat dan melalui bhabinkamtibmas dengan menyampaikan sosialisasi mengenai tertib berlalu lintas.
Selain itu juga memberikan 1.000 helm gratis kepada masyarakat atau pengendara yang ada di jalan raya.
Baca Juga: Viral Buaya Makan Ular Piton di Sungai Ditonton Warga
"Pembagian helm ini sudah kita mulai sejak kemarin di dekat bundaran Simpang Empat dan akan dibagikan di delapan titik yang tersebar di kecamatan yang ada," katanya.
Pembagian helm itu merupakan antisipasi kecelakaan fatal untuk menghindari hempasan di kepala yang bisa menyebabkan kematian. (Antara)
Berita Terkait
-
Seorang Satpam Meninggal Diduga Tertabrak Motor di Jalan MT Haryono Jaksel
-
Antar Tiko dan Ibu Eny Ke Bandung, Sosok Ini Alami Kecelakaan?
-
Geger Pria Gantung Diri di Agam, Mayatnya Ditemukan Istri Sendiri
-
Tak Kunjung Ditemukan, Pencarian Kakek Hilang di Agam Dihentikan
-
Pemilu 2024, Lapas Muaro Padang Minta Tambahan TPS Khusus
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
JPMorgan Ungkap Alasan BBRI Kembali Menarik di Tengah Tekanan Ekonomi
-
BKSDA-Polres Agam Tangkap Pria Hendak Jual Ratusan Ekor Burung ke Lampung
-
Anak di Bawah 16 Tahun Dinilai Belum Siap Punya Media Sosial
-
Persoalan Macet Padang-Bukittinggi Ada pada Sistem, Bukan Pilihan Proyek
-
Ombudsman Soroti Dugaan Maladministrasi SPMB Sumbar, Validasi Prestasi Dinilai Bermasalah