SuaraSumbar.id - Bunda Corla mendadak kembali ke Jerman setelah kehadirannya di Indonesia diributkan oleh Nikita Mirzani dan Farhat Abbas.
Di Jerman sendiri, Bunda Corla langsung kembali ke 'dunia nyata' kesehariannya, yakni menjadi pelayan di restoran cepat saji McDonald.
Bunda Corla pernah mengungkapkan bahwa ribetnya proses administrasi persyaratan kala ia melamar kerja di sana.
Karena itulah, Bunda Corla merasa bangga kerja sebagai pelayan McDonald karena ia mendapat gaji yang lumayan tinggi sekitar Rp24,6 juta per bulan.
Sepulangnya ia dari Indonesia, Bunda Corla pun masih menekuni pekerjaannya sebagai pelayan McDonald di Jerman.
Semua pengakuan Bunda Corla soal ribetnya bekerja sebagai pelayan McDonald di Jerman, ia beberkan ketika diwawancarai oleh seseorang yang kepo akan hal itu.
Saat pertama kali Bunda Corla melamar pekerjaan sebagai McDonald di Jerman, ia mengungkapkan bahwa banyak sekali persyaratan yang harus dipenuhi kala itu.
Dimulai dari persyaratan izin tinggal, surat kelakuan baik dari polisi dan sebagainya.
“Jadi, waktu pertama kali di McDonald McD di Jerman itu waktu Bunda mau ngelamar itu memang banyak persyaratan. Persyaratannya pertama ijin tinggal, nggak punya kasus, nggak punya masalah dengan polisi,” kata Bunda Corla dikutip dari YouTube Channel Hiburan_Kita, Jumat (10/2/2023).
Selain persyaratan di atas, surat kesehatan juga diperlukan untuk melamar sebagai pelayan McDonald di Jerman.
Bunda Corla pun mengatakan bahwa usai lolos persyaratan administrasi, baru nanti akan dijelaskan jadwal interview oleh HRD.
Pihak HRD pun akan menanyakan pertanyaan terkait pengalaman kerja sebelumnya.
“Kesehatan juga, kalau ada penyakit, tergantung penyakit apa dulu, harus surat baik dari polisi. Setelah itu baru kita dikasih tahu kapan, di-interview dulu, ditanya-tanya umurnya berapa, udah punya kerja di mana aja gitu, punya pengalaman gak di McDonald gitu,” sambungnya.
Setelah melewati tahapan interview, Bunda Corla membeberkan bahwa nantinya akan ada persyaratan perdata seperti surat izin tinggal, paspor, surat kebaikan, surat sehat serta surat claiming kebersihan.
“Terus mereka lihat, setelah itu baru persyaratan perdata, seperti misalnya ijin tinggal, paspor masih berlaku apa tidak, ijin tinggal masih berlaku apa tidak, punya surat dari polisi surat kebaikan, surat sehat, surat yang udah resmi dari claiming untuk kebersihan, jadi harus cuci tangan, harus ngelap tangan,” bebernya.
Berita Terkait
-
Deddy Corbuzier Kritik Kemenparekraf, Minta Undang Anak-anak Berprestasi, Jangan Hanya Bunda Corla Saja
-
Unggah Foto Bareng Sarwendah, Nikita Mirzani Panen Komentar Pedas Netizen
-
Sindir Ketenaran Bunda Corla Sampai Diundang Menteri Sandiaga Uno, Deddy Corbuzier: Undang Juga Anak-anak Berprestasi!
-
Mantab Menikahi Nikita Mirzani, Antonio Dedola Kini Sedang Belajar Sholat Setelah di Sunat
-
Segera Menikah, Nikita Mirzani Akan Tinggalkan Indonesia dan Memilih Menetapkan di Jerman Bersama Antonio Dedola
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
Pilihan
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
Terkini
-
45 Kuda Raih Podium di IHR Merdeka Cup 2026, Disaksikan 18.000 Pengunjung
-
Inilah Cerita Tentang Dewi Natalia, Mantri BRI yang 15 Tahun Lawan Rentenir dan Dukung Pedagang
-
5 Tahun Holding Ultra Mikro, Perkuat Ekosistem UMKM
-
Raih Penghargaan, BRI Dorong Transformasi Digital Lewat BRImo Taiwan
-
DPLK BRI Tegaskan Komitmen ESG Lewat Raihan Kehati ESG Award 2026