SuaraSumbar.id - Lima warga China tewas dalam insiden penembakan massal di Half Moon Bay, California, Amerika Serikat. Kabar tersebut dipastikan oleh pemerintah negara itu sendiri.
"Kami sangat mengutuk kekerasan bersenjata dan ingin menyampaikan duka cita yang mendalam kepada para korban dan keluarganya," kata Konsulat Jenderal China di San Fransisco menurut rilis Kementerian Luar Negeri China (MFA) yang dipantau di Beijing, Sabtu (28/1/2023).
Sebelumnya, MFA dan Konsulat Jenderal China di San Fransisco mengeluarkan peringatan kewaspadaan kepada warganya di AS terkait peristiwa berdarah itu, yang terjadi pada Senin (23/1) waktu setempat.
Dalam pernyataan terdahulu, China menyatakan tidak bisa memastikan jumlah warganya yang menjadi korban dalam peristiwa penembakan massal di perusahaan pembudidayaan jamur di Half Moon Bay tersebut.
Pihak Konsulat telah menghubungi anggota keluarga para korban dan menyebutkan bersedia memberikan bantuan yang diperlukan.
Juru bicara Konsulat juga menyatakan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan pemerintah AS untuk menindaklanjuti investigasi kasus tersebut.
Media China menyebutkan bahwa tersangka pelaku, yang diidentifikasi sebagai Chunli Zhao (66 tahun), telah ditahan atas tuduhan menembak mati empat orang di lokasi budi daya tempat dia bekerja dan tiga lainnya di dekat perusahaan tersebut.
Insiden di Half Moon Bay terjadi berselang 48 jam setelah penembakan massal pada malam perayaan Tahun Baru Imlek di sebuah sanggar tari di Monterey Park, California, yang juga menewaskan seorang warga China lainnya. (Antara)
Baca Juga: Buron 5 Tahun, Mantan Kepala SMK Negeri di Asahan Akhirnya Ditangkap
Tag
Berita Terkait
-
Apakah Reshuffle Kabinet Jokowi-Ma'ruf Amin Dilaksanakan pada Rabu Pon? Begini Jawaban Sekjen PDI Perjuangan
-
Duh! IRT di Bekasi Kena Tipu Mulut Racun Polisi Gadungan, Modusnya Mirip-mirip Aki Wowon
-
Buron 5 Tahun, Mantan Kepala SMK Negeri di Asahan Akhirnya Ditangkap
-
Sekolah Puhua Purwokerto Rayakan Imlek dengan Lomba Masak Berbahan Tepung Mocaf
-
Penyebab Guardiola Kaget dengan Taktik Mikel Arteta saat Man City Bungkam Arsenal di Piala FA
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
PBHI Serahkan Data Baru ke Ombudsman, Soroti Dokumen Kebencanaan Izin Tambang Andesit Kasang
-
Psikolog Ungkap Pencegahan Bullying Tak Cukup dengan Hukuman, Berkaca dari Kasus MAN 3 Padang
-
Siswa MAN 3 Padang Belajar Rakit Bom dari Internet
-
Fakta Siswa Pembawa Bom Rakitan di MAN 3 Padang, Dikenal Pendiam dan Sering Absen
-
Polisi Ungkap Siswa Pembawa Bom Rakitan di MAN 3 Padang Diduga Korban Bullying