SuaraSumbar.id - Perlakuan keji dirinya terhadap sang istri, Venna Melinda, membuat Ferry Irawan kini menjadi musuh nomor satu publik Indonesia.
Sebab, Ferry Irawan tega menganiaya Venna Melinda sampai babak belur dan belumur darah ketika menginap di sebuah hotel Kota Kediri, Jawa Timur, akhir pekan lalu.
Tak hanya itu, ketika sudah dilaporkan ke polisi pun, Ferry Irawan ternyata masih bertingkah sehingga membuat geram publik.
Saat diperiksa oleh Polda Jawa Timur atas dugaan kekerasan dalam rumah tangga, Ferry Irawan masih berkilah bukan dirinya yang menyebabkan Venna Melinda berlumur darah.
Foto Venna Melinda yang berdarah-darah bahkan sudah tersebar di media sosial yang memperlihatkan kekejaman Ferry Irawan pada mantan politikus berusia 50 tahun tersebut.
Menurut Venna Melinda, morif Ferry Irawan melakukan KDRT terhadapnya disebabkan cemburu dan emosi karena keinginannya untuk berhubungan suami istri tak dituruti.
Sadisnya ketika Venna Melinda telah bersimbah darah dan melarikan diri, Ferry Irawan tetap melanjutkan aksinya setelah sang istri masuk kembali ke dalam kamar.
Untunglah ketika ada kesempatan Venna Melinda berhasil meraih ponselnya dan melakukan Video Call secara acak.
"Di situlah saya sebetulnya merasa, ini sudah Allah yang punya kuasa, karena kalo tidak pada saat itu, saya (tidak) bisa Video Call," ungkap Venna Melinda.
Baca Juga: Tegas! Jika Venna Melinda dan Ferry Irawan Rujuk, Athalla Naufal Akan Lakukan Ini, Sumpah Capek
"Di situ saya ngerasa selamet banget," sebutnya seperti dikutip Hops.ID dari kanal YouTube Cumi cumi pada Sabtu, 14 Januari 2023.
Yang mencengangkan, ketika pihak hotel bertanya tentang kejadian KDRT yang dilakukan Ferry Irawan pada Venna Melinda, suaminya itu berkelit.
"Dan mas Ferry bilang, 'Bukan saya pelakunya', disitu saya kecewa, sebagai seorang perempuan, anggaplah suami khilaf, tapi kalo dia sayang sama istrinya, dia melihat istrinya berdarah-darah, dia tidak akan menghalang-halangi," beber Venna.
Tak sampai disitu saja, Ferry bahkan tak mengakui perbuatannya ketika polisi datang dan bertanya kepadanya.
"Saya inget bener, waktu itu polisi dateng, ditanya kembali 'Pak Ferry ada apa ini?',dia masih bilang 'Bukan saya pelakunya, saya tidak tahu apa-apa'," ucapnya lagi.
"Di situ rasanya saya sebagai istri sudah cukup, bahwa dia bisa berbohong, dia bisa memanipulasi semua orang dengan alibi-alibinya," kata Venna.
Berita Terkait
-
Tegas! Jika Venna Melinda dan Ferry Irawan Rujuk, Athalla Naufal Akan Lakukan Ini, Sumpah Capek
-
Awalnya Sabar, Athalla Naufal Terpancing Emosi saat Ferry Irawan Lakukan Ini di Kantor Polisi
-
Verrell Bramasta Gemetar Ditelpon Venna Melinda Usai Kena KDRT: Hidung Mama Dipatahin Nak
-
Athalla Naufal Ancam Cabut dari KK kalau Venna Melinda dan Ferry Irawan Rujuk: Sumpah Capek
-
Ferry Irawan Teror Venna Melinda Sebelum Dianiaya: Towal-towel Organ Intim sampai WC Tak Boleh DItutup saat BAB
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- Guru Besar UGM Cium Ada Perubahan Sikap yang Tak Biasa Usai Mama Sinta Lapor Polisi soal Pesta Babi
Pilihan
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
-
Rambah Cempaka: Perempuan yang Bersemayam di Batu Lumpang
-
Jay Idzes Tercoret! Ini Daftar Pemain Timnas Indonesia Hadapi FIFA Matchday
Terkini
-
12 Sekolah di Aceh Tengah Masih Belajar di Tenda Darurat
-
Jumlah Lansia di Sumbar Terus Meningkat, Tanah Datar Tertinggi
-
Angka Kelahiran di Sumatera Barat Turun
-
Penguatan Good Corporate Governance di BUMN Dinilai Mampu Tingkatkan Kinerja dan Akuntabilitas
-
Dengan QLola by BRI, Perusahaan Bisa Salurkan Gaji Karyawan Tanpa Harus Memproses Satu per Satu