SuaraSumbar.id - Pengamat politik yang juga akademisi Universitas Indonesia (UI), Ade Armando, lagi-lagi menyoal soal politisasi agama jelang Pemilu 2024. Dia berkeyakinan hal itu akan digunakan oleh kubu pendukung Anies.
Ade mengatakan bahwa bangsa harus waspada. Sebab, politisasi agama Islam akan terus digunakan jelang Pemilu 2024.
"Itu adalah ancaman nyata bagi Indonesia. Ini saya duga, terutama akan digunakan oleh kubu Anies Baswedan. Tapi Anies kemungkinan besar tidak akan menggunakan secara terbuka, tapi kubunya, kaum Islam konservatif, saya secara aktif menggaungkannya," kata Ade dalam tayangan YouTube Cokro TV berjudul "Ade Armando: HAMPIR PASTI ADA POLITISASI ISLAM DALAM PILPRES 2024" yang tayang Selasa (15/11/2022).
Meski begitu, Ade berharap dugaannya salah. Namun menurut hitung-hitungannya, polititasi agama akan digunakan kubu Anies.
Berdasarkan survei litbang Kompas, kata Ade, hampir 78 persen responden di 34 provinsi, khawatir Pemilu 2024 akan menghilangkan toleransi. Paling dikhawatirkan adalah toleransi dalam hal perbedaan agama.
"Jika yang maju Capres itu Prabowo, Ganjar, Puan Maharani, Ridwan Kamil, kemungkinan politisasi agama tidak akan digunakan. Tapi kalau yang maju adalah Anies, hampir pasti para pendukung Anies dari kubu Islam konservatif akan menggunakan sentimen agama untuk mengangkat suara jagoannya dan juga untuk menjatuhkan lawan," katanya.
Menurut Ade, polititasi agama ini akan semakin kentara jika kelak Anies berhadapan dengan Ganjar atau Prabowo.
"Kalau itu yang terjadi, kubu Anies hampir pasti akan menyatakan kubunya adalah pejuang Islam dan melawan kekuatan-kekuatan anti Islam," katanya.
Baca Juga: PDIP Tegaskan Tak Tunduk pada Keinginan Relawan GP Mania Usung Capres Ganjar Pranowo
Tag
Berita Terkait
-
Elektabilitas Masih Rendah, Pengamat Minta Aher Rajin 'Muter-Muter' ke Pulau Jawa sampai Sumatra Sebelum Jadi Cawapres Anies Baswedan
-
Tak Cuma Terpikat Erick Thohir, Zulhas juga Jatuh Cinta ke Ridwan Kamil
-
Bakal Dipilih Zulhas, Ini Alasan Nama Erick Thohir Selalu Diingat Elite PAN
-
Tak Yakin Jokowi Kasih Sinyal Dukung Prabowo di 2024, Golkar Cemburu?
-
'Lebih Bagus Anies Baswedan Jadi Gubernur Lagi', Kata Zulfan Lindan Soal Usul Jadi Cawapres Prabowo
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
Terkini
-
Keuntungan Membeli TV Coocaa Garansi Resmi di Blibli
-
BNN Sumbar Bekuk 4 Terduga Pengedar Narkoba Lintas Provinsi, 150 Kilogram Ganja Ditemukan
-
Tips Bangun dari Tempat Tidur yang Aman untuk Cegah Nyeri Punggung
-
Viral Tambang Emas Diduga Ilegal di Sijunjung, Aktivitas Lumpuh Diterjang Banjir
-
Ratusan Warga Terisolir Akibat Longsor dan Jalan Putus di Limapuluh Kota