SuaraSumbar.id - Ayat kursi adalah ayat untuk melindungi kita dari nafsu aluamah. Ayat kursi juga mengandung unsur ketauhidan dan keikhlasan kepada Allah SWT.
Jika ayat kursi dibaca selesai shalat atau sebelum tidur, orang yang membacanya akan terjaga dari kejahatan-kejahatan ghaib. Berikut bacaan ayat kursi dalam bahasa latin.
"Allahu laa ilaaha illaa Huwal Hayyul Qoyyum, laa ta’khudzuhuu sinatuw walaa nauum, laHuu maa fissamaawaati wamaa fil ardh, man dzalladzi yasyfa’u ‘inda Huu, illa bi idznih, ya'lamu maa baina aidiihim wamaa khalfahum, wa laa yuhithuuna bisyay in min ‘ilmi Hii illa bimaa syaa’, wa si’a kursiyyuhus samaawaati wal ardhi, walaa ya uuduHuu hifzuhumaa, wa Huwal ‘aliyyul ‘adziiim”
Artinya:
“Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia Yang Hidup kekal lagi terus menerus mengurus (makhluk-Nya); tidak mengantuk dan tidak tidur. Kepunyaan-Nya apa yang di langit dan di bumi. Tiada yang dapat memberi syafa'at di sisi Allah tanpa izin-Nya? Allah mengetahui apa-apa yang di hadapan mereka dan di belakang mereka, dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah melainkan apa yang dikehendaki-Nya. Kursi Allah meliputi langit dan bumi. Dan Allah tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar.” (QS. Al Baqarah: 255)
Keutamaan membaca ayat kursi
Dari membaca arti ayat kursi, Anda mungkin sudah dapat menerka apa keutamaan dari membaca ayat kursi secara bersungguh-sungguh.
Berikut kurang lebih keutamaan yang bisa diraih dari mengamalkan ayat kursi tersebut dengan ikhlas dan penuh kecintaan kepada Allah SWT.
1. Mendapatkan wasilah untuk masuk surga
Baca Juga: Bacaan Doa Jika Melihat Makhluk Halus
Keutamaan ini tersirat dalam ayat kursi dari awal sampai akhir jika dibaca setiap selesai sholat. Selain itu, lengkapi amalan baca an ayat kursi dengan berdzikir dan berdoa. Barangsiapa yang membaca ayat kursi setiap selesai shalat wajib, maka tidak ada yang menghalanginya untuk masuk surga melainkan kematian.
2. Kita dijaga saat sedang tidur
Jika membaca ayat kursi sebelum tidur, akan mendapatkan jaminan penjagaan dari Allah. Sebuah riwayat HR al-Bukhari, mencatat sebagai berikut:
"Bila engkau hendak tidur, maka bacalah ‘Ayat Kursi’ karena penjagaan dari Allah akan terus bersamamu dan setan tidak akan mendekatimu sampai Subuh”. Kemudian Nabi berkata: “Dia telah berkata benar kepadamu, walau ia pendusta. Ia adalah setan.”
3. Menjaga kita dari pagi sampai malam
Ayat kursi adalah doa mujarab untuk melindungi kita dari pagi sampai malam ketika dibaca di pagi hari setelah sholat subuh.
Berita Terkait
-
Surat Ayat Kursi Lengkap dengan Artinya dan Keistimewaan
-
Bacaan Ayat Kursi: Latin, Arti, Keutamaan, Cara Mengamalkannya
-
Surat Ayat Kursi dan Terjemahannya, Ini Cara Mengamalkannya
-
Tulisan Ayat Kursi dan Artinya, Begini Cara Mengamalkan yang Benar
-
Surat Ayat Kursi Latin dan Waktu Terbaik Mengamalkannya
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
-
Korban Kecelakaan KRL Vs KA Argo Bromo Bertambah, AHY: 15 Jiwa Meninggal dan 88 Orang Luka-Luka
-
'Kakak Saya Belum Bisa Dihubungi', Pilu Keluarga Cari Korban Kecelakaan KRL di Bekasi Lewat Medsos
Terkini
-
Cara Mencegah Kapalan di Kaki Agar Tidak Semakin Tebal dan Menyakitkan
-
Pemkot Padang Panjang Hibah Rp 3 Miliar untuk Pemulihan Aceh
-
Tarif Air PDAM Padang Panjang Disesuaikan Setelah 16 Tahun, Apa Dampaknya bagi Pelanggan?
-
7 Khasiat Konsumsi Air Kunyit yang Perlu Diketahui, dari Imunitas hingga Jantung
-
Tips Efektif untuk Cegah Campak pada Bayi Belum Divaksin