SuaraSumbar.id - Seorang wanita berusia 86 tahun di India ditikam sampai mati oleh perampok yang memasuki rumahnya. Belakangan diketahui, perampok itu adalah mantan sopir perempuan lansia tersebut.
Dikutip dari India Today, Kamis (6/10/2022), peristiwa mengenaskan tersebut terjadi hari Selasa malam sekitar pukul 19.16 waktu setempat.
Terdakwa Gopal berhasil merampok Rs 3.20.000 atau setara Rp 60 juta setelah membunuh mantan majikannya dan melarikan diri dari tempat itu. Insiden itu terjadi pada Selasa sekitar pukul 19:16, kata mereka.
"Pria itu dipecat sebagai sopir korban beberapa hari lalu," kata polisi setempat.
Wanita itu diserang secara brutal. Keluarganya membawanya ke Rumah Sakit Maya Muni Ram di Pitampura, di mana dokter menyatakan dia meninggal.
Berdasarkan penyelidikan TKP, ditemukan darah tercecer di ruangan sisi balkon dan dinding. Tak hanya itu, ada pula gigi palsu bernoda darah, sandal, serta kacamata tergeletak di lantai.
Kamera CCTV dan semua rute pelaku dianalisis, dan tersangka ditangkap dari kamar sewaannya di desa Pitampura, kata polisi.
Saat ditangkap, tersangka sedang mengemasi barang bawaannya dan hendak kabur bersama istrinya, kata mereka.
"Saat diinterogasi, terdakwa mengungkapkan bahwa dia mengetahui banyak uang disimpan di lemari rumah korban. Pada hari Selasa, dia merencanakan perampokan sendirian," kata Sameer Sharma, wakil komisaris polisi.
Baca Juga: Perayaan Festival Dussehra di India
Berbekal sebilah pisau, Gopal sempat berkeliaran di sekitar rumah untuk memeriksa keadaan sebelum beraksi.
Setelah mengintai selama dua jam, pelaku masuk ke rumah. Dia tahu anak lansia tersebut sedang pergi bersama istrinya.
Ketika masuk rumah, pelaku langsung menikam leher korban. Setelahnya dia menggasak uang dari lemari lalu kabur.
"Uang perampokan dan senjata api disita dari milik tersangka," kata polisi.
Kontributor : Rizky Islam
Tag
Berita Terkait
-
Perayaan Festival Dussehra di India
-
Selain iPhone, Apple Juga Mulai Produksi AirPods dan Beats di India
-
Toko Ruben Onsu Dirampok, Polisi Dalami Rekaman CCTV
-
25 Orang Tewas ketika Bus Bawa Rombongan Pernikahan Jatuh ke Jurang di India
-
Polisi Buka Investigasi usai Mahatma Gandhi Digambarkan sebagai Iblis dalam Acara Keagamaan
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- 5 Parfum Scarlett yang Wanginya Paling Tahan Lama, Harga Terjangkau
- Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
- Meledak! ! Ahmad Dhani Serang Maia Estianty Sampai Ungkit Dugaan Perselingkuhan dengan Petinggi TV
- Membedah 'Urat Nadi' Baru Lampung: Shortcut 37 KM dan Jalur Ganda Siap Usir Macet Akibat Babaranjang
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Libur Panjang 1-3 Mei 2026, KAI Sumbar Siapkan 23 Ribu Kursi Kereta Api Lokal
-
Menteri Pariwisata Dorong Perpanjangan Runway Bandara di Mentawai
-
Opini: Menelaah Pertanggungjawaban Kasus Koperasi Swadharma Pematangsiantar
-
Cara Mencegah Kapalan di Kaki Agar Tidak Semakin Tebal dan Menyakitkan
-
Pemkot Padang Panjang Hibah Rp 3 Miliar untuk Pemulihan Aceh