SuaraSumbar.id - Keputusan Surya Paloh mengusung Anies Baswedan sebagai calon presiden (Capres) 2024, akan berdampak besar terhadap pemilih di Sumatera Barat (Sumbar) pada Pemilu mendatang.
Hal itu dinyatakan pengamat politik dari Universitas Andalas (Unand) Padang, Najmuddin Rasul. Menurutnya, pemilih di Ranah Minang sangat rasional yang selau melihat rekan jejak seorang figur.
"Nah, orang Sumbar sebagian besar melihat pak Anies berhasil memimpin Jakarta. Oleh karena itu, pengusungan capres Anies oleh NasDem itu akan berpengaruh besar terhadap pemilih di Sumbar," katanya kepada SuaraSumbar.id, Selasa (4/10/2022).
"Mereka (NasDem) harus berbenah dalam pengertian mulai dari saat ini harus memaksimalkan fungsi partai. Artinya, pimpinan NasDem harus melakukan rekrutmen kembali kaderisasi dan pendidikan politik," ujarnya lagi.
Jika NasDem melakukan pembenahan terhadap partai, kata Najmuddin, maka akan berpotensi terjadinya migrasi pemilih dari Partai Gerindra yang menguasai parlemen di Sumbar pada Pemilu 2019, ke Partai NasDem.
"Pencapresan Anies akan berpengaruh secara signifikan terhadap pemilih di Sumbar. Jika 2019 suaranya ke Prabowo, akan terjadi migrasi pemilih ke Anies di 2024," tuturnya.
Disamping migrasi pemilih, sambung pakar komunikasi itu, keputusan pencapresan Anies Baswedan dalam politik adalah sebuah rivalitas idiologi partai politik.
"Artinya persaingan ideologi partai politik. Suatu saat demi kepentingan politik dan kepentingan bangsa, bukan tidak mungkin terjadi kolusi ideologi. Walaupun ideologi antar partai itu berbeda," katanya.
Diberitakan sebelumnya, Partai NasDem secara resmi mengumumkan dan mendeklarasikan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan sebagai calon presiden (Capres) yang bakal diusung di Pilpres 2024 mendatang.
Baca Juga: Petinggi Golkar Senang SBY Turun Gunung di Pemilu 2024, Waketum: Semua Orang Harus Turun Mengawasi!
Deklarasi atau pengumuman itu disampaikan langsung oleh Ketua Umum DPP Partai NasDem Surya Paloh di Kantor DPP Partai NasDem atau NasDem Tower, Jakarta Pusat, Senin (3/10/2022).
Awalnya Surya menyampaikan pidato sambutannya dari atas podium. Sejumlah petinggi jajaran Partai NasDem turut hadir dalam acara ini.
Surya menyampaikan salah satu alasan Anies dipilih menjadi calon presiden diusung NasDem yakni karena Gubernur DKI Jakarta itu dianggap paling terbaik.
Sebelumnya dalam Rakernas, Nasdem sudah memutuskan tiga nama bakal capres sebelumnya pada forum Rakernas yakni Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, dan Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa.
"Kenapa Anies? why not the best," kata Surya Paloh.
Kontributor : B Rahmat
Tag
Berita Terkait
-
Politik Identitas Hantui Pemilu 2024, Wapres Ma'ruf Amin: Rakyat Sudah Cerdas!
-
Kemarin Koalisi Gerindra dan PKB, Kini Koalisi PAN-Golkar-PPP Daftar Bareng ke KPU
-
AHY Ingatkan Tiga Ancaman yang Bisa Merusak Demokrasi Pemilu 2024
-
Pengamat: Capres 2024 Diperebutkan "Orang Baru", Bikin Partisipasi Pemilih Pemula Naik
-
Kritik Reshuffle Kabinet Jokowi, Pengamat: Hanya Sekadar Bagi-bagi Kekuasaan
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
- PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Buyback Rp500 Miliar Digelar Hingga September 2026, BRI Pastikan Modal Tetap Solid
-
Petani di Pulau Simeulue Aceh Tunda Penanaman Padi, Kenapa?
-
Heboh Teror 'Pocong Begal' di Solok, Polisi Bilang Hoaks
-
JEMBATAN Soroti Persekusi Mahasiswa di PNJ dan UNP: Kampus Harus Jadi Ruang Aman Bebas Diskriminasi
-
Mau Mendaki Gunung? Ini Panduan yang Wajib Anda Ketahui