SuaraSumbar.id - Jumlah nagari atau desa di Sumatera Barat (Sumbar) resmi bertambah pada September 2022. Kini jumlahnya mencapai 1.035 dari sebelumnya hanya 929 nagari.
Penambahan itu terjadi setelah 106 nagari/desa pemekaran mendapatkan kode wilayah administrasi pemerintahan desa dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).
“Kemarin kita menerima 47 kode wilayah administrasi pemerintahan nagari dari Kemendagri. Sebelumnya 11 Agustus 2022 telah diterima juga sebanyak 59 kode nagari untuk Pemkab Pasaman Barat. Total ada 106 nagari baru di Sumbar," kata Kepala Biro Pemerintahan Sumbar, Doni Rahmat Samulo, Selasa (27/9/2022).
Menurutnya, kode wilayah administrasi pemerintahan desa yang baru diterima berasal dari hasil pengusulan penataan (pemekaran) nagari pada tiga pemerintahan kabupaten di provinsi itu.
Sebanyak 47 kode pemerintahan nagari itu berasal dari pengusulan penataan dari tiga kabupaten yaitu 25 kode untuk Pemkab Pasaman, 10 kode untuk Pemkab Agam dan 12 Kode untuk Pemkab Pasaman Barat.
Doni mengatakan, Sumbar merupakan provinsi penerima kode nagari terbanyak dari 119 kode nagari baru se-Indonesia yang diserahkan oleh Wamendagri di Jakarta.
Doni menyebut penambahan pemerintahan nagari baru ini, akan membuka ribuan lapangan pekerjaan baru dan mendongkrak perekonomian Sumbar.
"Dari 106 nagari baru, jika saja per nagari itu akan diserap 15 orang untuk jadi wali nagari dan perangkatnya, maka akan ada 1.590 orang yang mendapatkan lapangan kerja. Diperkirakan masing-masing nagari akan mendapatkan Rp800 juta dana desa dari pusat, maka ada Rp84,8 miliar dana pusat akan masuk ke Sumbar melalui nagari baru," katanya.
Selain itu, diharapkan dapat lebih mendekatkan pelayanan pemerintah daerah kepada masyarakat, mempercepat serta lebih meratakan pembangunan daerah sampai ke daerah-daerah terdepan, yaitu nagari.
Kemudian, dengan hadirnya nagari baru ini, para pemuda dan pemudi di Sumbar yang memiliki kemampuan dan kemauan bisa berkontribusi bagi daerah dengan menjadi perangkat nagari.
“Kami atas nama Pemerintah Provinsi Sumatera Barat mengucapkan terima kasih atas dukungan semua pihak dari pusat hingga daerah hingga proses pemekaran berjalan dengan baik," ujarnya. (Antara)
Berita Terkait
-
Pelaku Penipuan Sapi Kurban Tak Kunjung Ditangkap, Kapolres Bukittinggi Desak Kasat Reskrim: Kasus Ini Tunggakan Besar
-
Pasangan Muda-mudi Mesum di Kos Padang Diamankan, Ngaku Baru Kenal di Medsos
-
Polisi Tangkap Pengedar Narkoba Saat Menginap di Homestay di Sumbar
-
Setubuhi Anak Usia 10 Tahun, Pria di Padang Ditangkap
Terpopuler
- Jalan Putri Hijau/Yos Sudarso Medan Ditutup 31 Januari hingga 6 Februari, Arus Lalin Dialihkan
- 4 Cushion Wardah untuk Tutupi Kerutan Lansia Usia 50 Tahun ke Atas
- Reshuffle Kabinet: Sugiono Jadi Menko PMK Gantikan 'Orang Jokowi', Keponakan Prabowo Jadi Menlu?
- Ketua KPK Jawab Peluang Panggil Jokowi dalam Kasus Korupsi Kuota Haji
- 5 Mobil Bekas Rp30 Jutaan yang Cocok untuk Guru Honorer: Solusi Ekonomis untuk Mobilitas Sehari-hari
Pilihan
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
-
5 HP Memori 128 GB di Bawah Rp2 Juta Terbaik Awal 2026: Kapasitas Lega, Harga Ramah di Kantong!
-
5 HP Murah Mirip iPhone Terbaru: Gaya Mewah Boba 3 Mulai Rp900 Ribuan!
-
Rupiah Melemah ke Rp16.786, Tertekan Sentimen Negatif Pasar Saham
Terkini
-
6 Fakta Gas Tertawa Whip Pink dan FOMO Remaja, Psikolog Ungkap Penyebab Ikut-Ikutan
-
4 Sunscreen Murah di Indomaret, Cocok untuk Kulit Berminyak
-
BRI Hadirkan BFLP Specialist 2026, Peluang Karier bagi Fresh Graduate Berprestasi
-
5 Lipstik Drugstore Terbaik 2026, Tahan Lama dan Nyaman di Bibir
-
Semen Padang FC Berpeluang Naik ke Posisi 16 Klasemen BRI Super League, Ini Skenarionya