SuaraSumbar.id - Seorang bocah berusia 12 tahun diduga dibakar hidup-hidup oleh ayah kandungnya sendiri. Parahnya, hukuman tersebut diberikan hanya gara-gara sang anak tidak membuat Pekerjaan Rumah atau PR dari sekolah.
Ibu dari anak laki-laki itu mengatakan, suaminya harus dihukum atas tindakan yang ia lakukan terhadap anak mereka.
Shazia Parveen ingat bagaimana ia menekan putranya dalam keadaan terbakar, dan berteriak minta tolong.
“Ketika saya masuk ke kamar, anak saya sudah terbakar. Tetapi ia tidak berkata apa-apa. Saya berteriak, selamatkan anak saya, anak saya terbakar! Barang-barang lain pun terbakar. Saya melihat seakan-akan seluruh ruangan terbakar. Saya terus berteriak hingga pingsan," ujarnya.
Sambil menangis tersedu sedan, Shazia mengatakan “ayahnya harus dihukum! Siapa pun yang melakukan hal seperti ini harus dihukum.”
Insiden itu terjadi pada 14 September lalu. Peristiwa memilukan itu terjadi di Kota Karachi, Pakistan.
Putranya, Shaheer Parveen, meninggal di rumah sakit setelah mendapat perawat selama dua hari.
Ayah bocah itu, Nazir Khan, telah ditangkap dan ditahan untuk kepentingan penyelidikan.
Saudara laki-laki Shaheer, Shahzain, mengatakan ayahnya marah ketika mendengar Shaheer sedang bermain layang-layang dan bukan mengerjakan PR.
Baca Juga: Ungkap Cerita Istri-Anaknya Dibakar Hidup-hidup, Video Pengacara Brigadir J Ngaku Kenyang Diteror!
“Ayah bangun dan mencari sesuatu,” ujarnya seraya menambahkan, “setelah beberapa saat ia menemukan minyak tanah, dan (lalu) membakar Shaheer.” (Sumber: Suara.com/VOA)
Berita Terkait
-
Sadis, Kronologi Mahasiswa UTY yang Dibakar Hidup-Hidup, Korban Dicekik hingga Disiram Bensin
-
Tersinggung Soal Knalpot, Pelaku Pembakaran Mahasiswa UTY Sempat Minum Alkohol Sebelum Kejadian
-
Tiga Pelaku Pembakaran Mahasiswa di Jogja Dijerat Pasal Berlapis
-
Pelaku Ditangkap, Mahasiswa UTY yang Dibakar Hidup-Hidup Sempat Dicekik hingga Ditinggal Kabur Usai Api Disulut
Terpopuler
- 7 SD Swasta Terbaik di Palembang dan Estimasi Biayanya, Panduan Lengkap Orang Tua 2026
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Aksi Kritik Gubernur Rudy Mas'ud 21 April, Massa Diminta Tak Tutup Jalan Umum
Pilihan
-
Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu
-
Heboh! Gara-gara Putar Balik, Sopir Truk Ini Kena Tilang Polisi Rp 22 Juta
-
Bukan Hoaks! 9 Warga Papua Termasuk Balita Tewas Ditembak saat Operasi Militer TNI
-
Harga Pangan Hari Ini Naik, Cabai dan Minyak Goreng Meroket
-
Perang AS vs Iran: Trump Perpanjang Gencatan Senjata Tanpa Batas Waktu
Terkini
-
Gunung Lewotobi Laki-laki 6 Kali Erupsi, Muntahkan Abu hingga 1.200 Meter
-
Mendag Budi Santoso Akui Harga Minyak Goreng Naik Dipicu Kenaikan Harga Plastik
-
Pemotongan Hewan Kurban di Agam Diprediksi Mencapai 5.700 Ekor
-
BRI Tegaskan Isu Oknum Bukan Bagian Pekerjaan, Pelanggaran Kode Etik Tak Ditolerir
-
118 Hotel di Madinah Siap Tampung Jemaah Haji Indonesia