SuaraSumbar.id - Angkutan umum di Malaysia bisa dikatakan menjadi pilihan utama bagi penumpang yang berada di daerah padat untuk menghindari kemacetan pada jam-jam sibuk, agar cepat tiba di tempat tujuan. Tapi, saking sibuknya, ada penumpang yang buang air besar di dalam bus.
Namun, masih ada beberapa penumpang yang tidak bertanggung jawab dalam menjaga kebersihan angkutan umum dengan membuang sampah di sembarang tempat sehingga menyebabkan banyak masyarakat yang merasa tidak nyaman menggunakan fasilitas tersebut.
Lebih mengejutkan lagi, beberapa orang buang air besar di bus. Hal itu seperti yang diberitakan Ohbulan.com seperti dikutip SuaraSumbar.id, Sabtu (10/9/2022).
Hal itu dilaporkan oleh RapidKL di akun media sosial mereka baru-baru ini. Mereka mengatakan bahwa itu bukan pertama kalinya terjadi.
Karena itu, pihaknya juga menghimbau kepada penumpang untuk menjaga kebersihan diri dan lingkungan sekitar saat menggunakan fasilitas bus atau kereta api.
Sementara itu, netizen mengungkapkan kekecewaannya di kolom komentar dengan mengatakan bahwa hal seperti itu tidak boleh terjadi karena angkutan umum adalah untuk kepentingan umum dan berharap hal itu tidak akan terjadi lagi.
Terjadi di Indonesia
Baru-baru ini viral di media sosial yang menceritakan dimana sebuah bus ditahan pihak SPBU gegara kelakuan penumpang yang buang air besar alias BAB hingga menyebabkan pom bensin kotor karena tinja.
Petugas keamanan SPBU itu pun langsung melarang bus tersebut untuk melanjutkan perjalanan hingga ketemu pelaku siapa yang BAB di dalam bus. Jika tidak ada yang ngaku, bus harus membayar denda.
Baca Juga: Viral, Gadis Jadi Korban Pelecehan Seksual oleh Teman Ayahnya di Dalam Mobil
Akhirnya penumpang bus memilih untuk patungan membayar denda karena tidak ada yang mau mengaku.
Insiden ini pun mendapat tanggapan dari warganet. Salah satu dari warganet lalu memberikan penjelasan bagaimana cara menggunakan toilet dalam bus. Hal ini tampak dalam sebuah unggahan akun Instagram @insta_julid.
Ia menjelaskan bagaimana cara kerja toilet bus. Ternyata toilet bus dilarang digunakan untuk buang air besar. Jadi toilet hanya bisa digunakan untuk buang air kecil saja.
Di dalam toilet bus biasa tertulis imbauan kalau hanya bisa dipakai untuk buang air kecil.
"Toilet hanya untuk buang air kecil. Jangan lupa disiram," tulis imbauan pada toilet bus.
Lalu kenapa toilet bus tidak bisa dipakai buat buang air besar. Ternyata toilet bus tidak tersedia septitank atau penampung sementara layaknya yang ada di dalam pesawat.
Tag
Berita Terkait
-
Viral, Gadis Jadi Korban Pelecehan Seksual oleh Teman Ayahnya di Dalam Mobil
-
Pembangunan Jembatan Penghubung Indonesia - Malaysia Sepanjang 120 Km, Akan Segera diusulkan
-
Gelar Konser Perayaan 30 Tahun Dewa19 di Kuala Lumpur, Warganet: What A Great Show!
-
Malaysia Resmi Naturalisasi Sergio Aguero, Timnas Indonesia Mesti Waspada?
-
Jembatan Penghubung Indonesia - Malaysia Sepanjang 120 Km Diusulkan Segera Dibangun
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Polres Agam Siapkan 7 Jalan Alternatif Mudik Lebaran 2026, Antisipasi Kemacetan Jalan Rusak
-
Cicilan Ringan dan Tenor Fleksibel, BRI KKB Jadi Solusi Pembiayaan Mobil Baru
-
Momentum Imlek 2026, BRI Perkuat Layanan Wealth Management bagi Nasabah
-
Dugaan Korupsi Kampus III UIN Imam Bonjol Padang, Wakajati Sumbar: Kami Bekerja Serius!
-
Tambang Ilegal Rusak Lingkungan dan Picu Banjir, Wakapolda Sumbar: Tak Cukup dengan Penegakan Hukum!