SuaraSumbar.id - Seluruh kader Partai Demokrat Sumatera Barat (Sumbar) diminta turun gunung untuk membantu langsung beban masyarakat yang sedang menjerit atas kenaikan harga BBM subsidi.
Ketua DPD Partai Demokrat Sumbar, Mulyadi mengatakan, imbas kenaikan harga BBM tentu saja pada harga kebutuhan pokok. Kondisi ini sangat menyulitkan masyarakat ekonomi lemah.
"Para kader harus turun ke tengah masyarakat. Bantu kesulitan masyarakat, mari kita tingkatkan empati dan berikan bantuan semampunya," kata Mulyadi memberi sambutan saat perayaan HUT Partai Demokrat ke-21 di Padang, Jumat (9/9/2022).
Mulyadi menegaskan, kader Demokrat harus tetap hadir di tengah masyarakat dalam kondisi sulit sekali pun. Paling tidak, datang ke rumah-rumah warga kurang mampu dan berikan bantuan sembako semampunya di masing-masing daerah.
Kemudian bagi kader yang kini duduk di legislatif, Mulyadi juga meminta agar semuanya mengikuti langkap DPP Demokrat.
"Dukung pemberian subsidi BBM untuk masyarakat dan menolak kebijakan yang dapat merugikan masyarakat. Kita berkoalisi dengan rakyat dan di saat rakyat susah, maka kita ikut merasa susah dan memperjuangkan agar kehidupan semakin baik," katanya.
Di sisi lain, selain HUT Demokrat, tanggal 9 September juga hari spesial bagi segenap kader. Sebut, pendiri partai, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) juga berulang tahun di tanggal yang sama.
"Kita bersyukur menjadi bagian dari 21 tahun eksistensi Partai Demokrat. Dua periode kader terbaik jadi Presiden RI," katanya.
Di tempat lain, Ketua DPC Partai Demokrat Solok Selatan, Dede Pasarela menegaskan pihaknya menolak kebijakan pemerintah menaikan harga BBM subsidi. Kemudian, pihaknya juga turun ke lapangan memberikan bantuan kepada masyarakat yang terdampak kenaikan BBM.
Baca Juga: Sepekan BBM Naik, Cabai Merah Justru Turun Tajam
"Kebijakan penguragan subsidi BBM pemerintah Jokowi terkesan pramatur dan terburu-buru. BBM naik, harga kebutuhan pokok hingga biaya transportasi naik. Masyarakat menangis," kata Anggota DPRD Solok Selatan itu.
"Masyarakat baru terpukul akibat pandemi Covid-19, kini datang lagi kebijakan BBM subsidi naik. Ekonomi masyarakat makin tak menentu," katanya.
Selain itu, dia menargetkan kadernya meraih kursi di masing-masing daerah pemilihan (Dapil) hingga menjadi salah unsur pimpinan DPRD. Kemudian, Demokrat juga ingin kandidat yang diusungnya menang dalam Pilkada 2024 mendatang.
Berita Terkait
-
Jokowi Sebut Demo Harus Dilakukan dengan cara yang Baik, Warganet: Kita Koar-koar Cuma Seremonial
-
Bagi-bagi Bensin Gratis, Mahasiswa Trisakti Serukan Aksi Turun ke Jalan pada 13 September Tolak Kenaikan BBM
-
Harga BBM Naik, Pemerintah Diminta Perbaiki Pemberian Subsidi
-
Geger Erick Thohir Akan Tambah Gaji Karyawan BUMN Imbas Harga BBM Naik, Publik: Yang Bayar Pajak Mereka Aja
-
Demo BBM Naik di DPRD Sumbar, Massa Pamer Jual BBM Murah: Ini Permainan Oligarki dan Mafia Migas
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
- Viral Karnaval Mirip Ritual Satanisme di Pekalongan, Ada Penyembelihan Hewan dan Okultisme
- Polisi Sebut Wanita di Video Viral Biksu Thailand Mendadak Kaya Sejak Bolak Balik Masuk Kuil
Pilihan
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
-
Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak
Terkini
-
Inilah Cerita Tentang Dewi Natalia, Mantri BRI yang 15 Tahun Lawan Rentenir dan Dukung Pedagang
-
5 Tahun Holding Ultra Mikro, Perkuat Ekosistem UMKM
-
Raih Penghargaan, BRI Dorong Transformasi Digital Lewat BRImo Taiwan
-
DPLK BRI Tegaskan Komitmen ESG Lewat Raihan Kehati ESG Award 2026
-
Dukung Arahan Prabowo, BRI Siap Perluas Rekening Perbankan Masyarakat