SuaraSumbar.id - Mencari pekerjaan pada era kekinian ternyata tidak hanya cukup berbekal ijazah pendidikan formal. Apalagi lulusan perguruan tinggi sekarang ini sangat banyak sehingga persaingan semakin ketat.
Salah satunya dirasakan oleh seorang pemuda tampan lulusan teknik mesin di Malaysia ini. Setelah mengikuti kursus yang berkaitan dengan penerbangan, impian dia seketika terkubur karena pandemi dua tahun lalu.
Demi melanjutkan hidupnya agar tidak terus bergantung dengan orang tuanya, kini dia memilih banting setir dengan berjualan makanan khas Jepang yaitu Takoyaki.
Dikutip dari Mstar.com, pemuda tersebut diketahui bernama Muhamad Yusof Rasid (24) yang senang disapa Ujang.
"Selepas tamat diploma pada 2019, saya masuk bidang airline. Habis kursus terus Perintah Kawalan Pergerakan (PKP). Jadi saya kurang nyambung dalam bidang itu," katanya dikutip SuaraSumbar.id, Selasa (16/8/2022).
Dia berujar, ketika mengikuti PKP, dirinya banyak bertukar-tukar kerja. Dia mencari pengalaman pada waktu itu berbisnis Takoyaki, setelah diajak oleh temannya. Pertakoyakian tersebut dia mulai sejak 2021.
Menurut Ujang yang juga anak bungsu daripada lima beradik, dia sendiri sebelumnya tidak pernah mencoba hidangan Jepang tersebut.
"Saya tak pernah makan Takoyaki. Tak pernah tahu rasa atau inti dalamnya," ujarnya.
Ujang membagikan pengalaman suka duka berjualan Takoyaki. Cuaca menjadi tantangan utama baginya.
Baca Juga: Pegawai Alfamart di Intervensi Pengutil, Netizen: Gaji Mereka Banyak Potongan Jika Barang Hilang
"Jika hujan, mungkin penjualannya agak lambat. Di antara tantangan lain, terkadang suka kerepotan tiba-tiba ada banyak pelanggan datang," katanya.
Ujang berkata, dirinya tidak pernah menyesal apabila rezekinya terarah ke bidang bisnis, malah menganggap ia sebagai satu perjalanan yang ditetapkan sang pencipta.
Tambah Ujang lagi, ilmu yang didapat belum pernah disiapkan sebelumnya dan bisa dipraktekkan di bisnisnya yang semakin hari semakin bertambah respon orang banyak.
"Jika saya ingin mencari pekerjaan ulang di bidang sebelumnya, saya pikir itu lebih sulit. Takut itu tidak bisa dikejar, apa yang ada di depan mata juga drop out. Jadi sekarang saya fokus bisnis," tutur Ujang.
Berkat bisnis Takoyaki, Ujang yang merupakan seorang introvert kini mempunyai sisi lain yaitu lebih berani bertemu dengan orang baru karena bisnisnya ini mendorong Ujang menjadi orang yang lebih berani.
Selain itu, Ujang juga turut mempromosikan bisnisnya lewat aplikasi musik TikTok menyusul banyak konten video dirinya yang direkaman orang lain.
Berita Terkait
-
Pegawai Alfamart di Intervensi Pengutil, Netizen: Gaji Mereka Banyak Potongan Jika Barang Hilang
-
Video Viral Cewek - Cowok Berseragam SMA Bermesraan Sambil Tiduran di Tangga Masjid
-
Viral Foto Spanduk Driver Ojol Dilarang Parkir di Area Masjid, Panen Protes Publik
-
Video Viral Pesepeda Santuy Gowes di Dalam Jalan Tol, Panen Cibiran Publik
-
Cewek Ini Mendadak Viral karena Tak Mau Nikah, Alasannya Bikin Sedih Warganet
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
Terkini
-
Kasat Lantas Solok Kota Dimutasi di Tengah Sorotan Rombongan Arteria Dahlan Foto di Sitinjau Lauik
-
Dinkes Pasaman Barat: Total 25 Orang Diduga Keracunan Bakso Tusuk, 3 Masih Dirawat
-
12 Anak Diduga Keracunan Bakso Tusuk di Pasaman Barat, Ada Balita 2 Tahun
-
Lonjakan Ekspor CPO Sumbar di Tengah Konflik Timur Tengah: India dan Pakistan Jadi Pasar Utama
-
Tips Cegah Anak Laki-Laki Menjadi Pelaku Pelecehan Seksual Verbal