SuaraSumbar.id - Kuliner khas Jepang di Bali dijamin kini tak kesulitan lagi untuk membeli makanan kesukaan mereka. Terlebih kini saat beberapa makanan khas Jepang itu sedang viral dan menjadi tren di media sosial tanah air.
Seperti dalam sepekan terakhir, muncul tempat makan di Denpasar yang menyajikan makanan ala negeri sakura namun dikemas serupa makanan yang umum ditemukan masyarakat, yaitu dibungkus dengan kertas minyak dan beralaskan daun pisang.
Makanan yang disebut nasi bungkus Jepang ini ramai tersiar di sosial media khususnya akun kuliner tren makanan di Bali, lantaran unik dan diakui sebagai yang pertama dengan konsep seperti ini khususnya di Denpasar.
Dalam waktu tak kurang dari tujuh hari, warung makan bernama Gohan Ku tiap harinya berhasil menjual 300-400 nasi bungkus Jepang di toko yang beralamat di Jalan Tukad Pakerisan Nomor 99 Denpasar.
Baca Juga: Ini Alasan Kominfo Ancam Blokir WhatsApp, Facebook, Telegram dan Twitter
"Peminatnya antusias, saya enggak sangka juga dari awal buka baru seminggu benar-benar disambut antusiasme tinggi sampai kewalahan. Kita bisa rata-rata 300 sampai 400 bungkus per hari dengan harga Rp 15 ribu hingga Rp 29 ribu paling mahal," kata Riska Aditya selaku Management Trainee Gohan Ku, melansir Antara, Minggu (17/7/2022).
Makanan dengan menu ayam kari, ayam keju, ayam pedas, ayam yakiniku, ayam original, sapi yakiniku, sapi original, sapi lada hitam, dan nasi omega ini, berhasil mencuri perhatian masyarakat kota madya dengan keunikannya yaitu dikemas layaknya nasi bungkus dan dipadukan dengan isian khas nusantara.
Tak hanya daging dengan saos khas Jepang, dalam tiap porsinya Gohan Ku memberi tambahan makanan khas Indonesia seperti sambal mentah salah satunya.
"Sengaja dikolaborasikan dengan konsep orang Indonesia, kalau orang Jepang sambal itu tidak terlalu suka, palingan lada atau semacam paprika, kita orang Indonesia biasanya kadang suka pedas," kata Riska.
Selain sambal sebagai pelengkap, pihak Gohan Ku menjelaskan bahwa di dalam tiap makanannya berisi telur, taburan bawang putih, dan nori.
Baca Juga: The Babies Kalahkan FajRi Pada Final Singapore Open 2022
Pada pemilihan nasi makanan khas Jepang cukup berbeda dengan Indonesia. Tempat makan satu ini memilih menggunakan beras yang kerap dikonsumsi masyarakat Jepang juga memiliki hasil akhir yang pulen.
Gohan Ku sendiri diakui memiliki arti nasi bungkus dalam bahasa Jepang. Menu nasi bungkus ala Jepang ini lahir pada Januari 2022 lalu di mana Riska menuturkan bahwa sang pemilik merupakan pecinta kuliner Jepang.
Di antara menu nasi bungkus Jepang yang disuguhkan, masyarakat Bali yang membeli dalam sepekan dikatakan paling tertarik dengan rasa ayam kari dan sapi lada hitam.
Menu ini paling banyak dicari oleh pengunjung, salah satunya seorang pembeli bernama Chintya Sukmawedari (22). Ia memutuskan untuk mencoba makanan unik satu ini setelah melihat tren yang viral di sosial media.
Perempuan asal Sanur Denpasar Selatan ini langsung membeli delapan bungkus nasi dengan menu paling banyak dicari, namun memutuskan untuk dibawa pulang dengan pengemasan layaknya nasi padang atau warteg kebanyakan.
"Kalau bagi saya ini pertama kali, ingin coba karena mau tahu rasanya bagaimana. Pertama karena penasaran sama rasanya, soalnya banyak yang bilang ini enak. Tapi saya belum pernah nemu atau nyoba nasi Jepang dibungkus seperti ini juga," kata Chintya.
Pembeli lain bernama Ajif Tazuida (30) setelah mencoba rasa nasi omega mengaku tertarik dan ingin membeli kembali. Ajif bahkan menyebut rasa dari nasi bungkus satu ini sesuai dengan selera lidah masyarakat Indonesia.
"Lumayan menarik dan enak terasa pedasnya, ini juga dengar-dengar dapat dari Instagram. Harganya sesuai untuk makanan jenis baru, dan untuk orang Indonesia cocok, anak saya itu cocok," katanya.
Berita Terkait
-
Soroti Penerbitan Sertifikat, Kapolda Bali Beberkan Tantangan 'Sikat' Mafia Tanah
-
Berangsur Normal, Jumlah Penumpang di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali Meningkat
-
Dinas Sosial Bogor 'Biarin' Korban Bencana, Pegawai Jalan-jalan ke Bali Pakai Anggaran Rp900 Juta?
-
3 Rekomendasi Tempat Melukat di Bali untuk Ketenangan Batin
-
Apa Plus Minus Kuliah di Bali? Tak Hanya Bisa Belajar sambil Wisata, Ini Alasan Orang-orang Tak Pilih Pulau Dewata
Terpopuler
- Tanggapi Kisruh Andre Taulany Parodikan Gelar Raffi Ahmad, Feni Rose: Lagian Kantor yang Kasih di Ruko
- Berani Minta Maaf ke Lembaga Kerukunan Sulsel, Denny Sumargo Dapat Dukungan dari Sumatera sampai Papua
- Harta Kekayaan Roy Suryo yang Dituduh sebagai Pemilik Akun Fufufafa
- Profil Lex Wu: Tantang Ivan Sugianto Duel usai Paksa Anak SMA Menggonggong
- Geng Baru Nikita Mirzani Usai Lepas dari Fitri Salhuteru Disorot: Circlenya Lebih Berkualitas
Pilihan
-
Kata Irfan Setiaputra Usai Dicopot Erick Thohir dari Dirut Garuda Indonesia
-
5 Rekomendasi HP Rp 6 Jutaan Spek Gahar, Terbaik November 2024
-
Lion Air Bikin Aturan Baru Mulai 1 Desember: Bawa Kardus Besar, Siap-Siap Rogoh Kocek Lebih Dalam!
-
Emiten Leasing Boy Thohir PHK Ribuan Pekerja dan Tutup Kantor
-
Prediksi Robby Darwis: Timnas Indonesia vs Jepang, Kevin Diks Jadi Kunci?
Terkini
-
Disamakan dengan Hewan, Pemburu Babi di Sumbar Tersinggung Ceramah Buya Zulherwin
-
Ulama Kontroversial: Ceramah Buru Babi di Sumbar Berujung Laporan Polisi
-
Keadilan untuk Afif Maulana! Keluarga Tuntut Keterlibatan Ahli Forensik Independen
-
Debat Pilgub Sumbar: Mahyeldi Unggulkan Perbaikan Infrastruktur Jalan Provinsi
-
Debat Pilgub Sumbar: Akademisi Soroti Minimnya Penjelasan Konkret Program E-Government