SuaraSumbar.id - Pembelian BBM subsidi jenis Pertalite dan Solar akan dibatasi dengan cara diwajibkan mendaftar lebih dulu di aplikasi MyPertamina. Uji coba awal ini telah dilakukan di 13 daerah seluruh Indonesia mulai tanggal 1 Juli 2022.
Daerah prioritas wajib daftar MyPertamina ini pun nyatanya tak menyebar di seluruh Indonesia. Setidaknya ada kota dan kabupaten yang tercakup dalam daerah prioritas wajib daftar. Yuk langsung simak daerah prioritas wajib daftar MyPertamina berikut ini.
Tercantum ada 13 kota dan kabupaten yang menjadi prioritas penerapan beli Pertalite dan solar subsidi wajib daftar. Dari jumlah itu, 4 daerah di antaranya berada di wilayah Sumatera Barat (Sumbar). Berikut 13 daerah tersebut, dikutip dari Suara.com.
1. Kota Bukit Tinggi
2. Kabupaten Agam
3. Kota Padang Panjang
4. Kabupaten Tanah Datar
5. Kota Banjarmasin
6. Kota Bandung
7. Kota Tasikmalaya
8. Kab.Ciamis
9. Kota Manado
10. Kota Yogyakarta
11. Kota Sukabumi
12. Kota Solo
13. Kota Denpasar
Alasan Ada Wajib Daftar MyPertamina
Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga SH C&T Irto Ginting mengungkap alasan dipilih 13 daerah untuk uji coba tahap awal. Salah satu pertimbangan adalah dekat lokasi industri. Selain itu ada juga alasan karena menyangkut kesiapan dari daerah yang dipilih.
"Ada pertimbangan daerah yang dekat lokasi pertambangan/perkebunan dan industri. (Alasan lain) Kesiapan infrastruktur dan kesiapan daerah," kata Irto Ginting pada Rabu (29/6/2022).
Syarat dan Ketentuan Berlaku
Bagi kalian pengguna Pertalite dan solar subsidi yang tinggal atau berdomisili di wilayah tersebut, maka jangan lupa mendaftar sebelum 30 Juli 2022. Sementara bagi kalian pengguna Pertalite dan solar bersubsidi yang tinggal di luar ke-13 wilayah tersebut maka dapat juga mengisi data dan menyimpan dengan klik "Simpan" di aplikasi MyPertamina.
Baca Juga: 13 Daerah Prioritas Wajib Daftar MyPertamina, Tersebar Terbatas 5 Provinsi
Kebijakan beli Pertalite wajib daftar tersebut dikhususkan pada para pemilik mobil. Pada pendaftaran itu nantinya akan ada pencocokan data kendaraan dan identitas dokumen yang dimiliki.
Jika nanti cocok dan sudah terdaftar, maka kalian akan mendapatkan QR code yang diterima dan dikirimkan lewat email atau notifikasi di laman subsiditepat.mypertamina.id. QR code itu bisa kalian cetak dan dibawa ke SPBU sehingga bila tidak memiliki aplikasi MyPertamina pun tidak masalah. QR Code itu juga yang digunakan untuk transaksi beli BBM subside jenis Pertalite atau Biosolar.
Berita Terkait
-
Pembelian BBM Subsidi Menggunakan Aplikasi Pertamina, Pengamat Berikan Nilai Positif
-
Data di Aplikasi MyPertamina Sebaiknya Diverifikasi dengan Data Kemensos
-
Hati-hati dengan Aplikasi MyPertamina Palsu
-
Viral Sederet Potret Mobil Mewah Isi BBM Subsidi Picu Sindiran, Publik: Pantesan Sekarang Disuruh Pakai MyPertamina
-
Penerapan Aplikasi MyPertamina Dinilai Tak Efektif, Masyarakat Kalbar: Tertibkan Dulu Tangki Siluman di SPBU
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Pria di Sumbar Jual Kekasih Lewat MiChat untuk Layani Pelanggan
-
3 Bahan Saja! Resep Camilan Sehat Gunakan Pisang dan Cokelat
-
BRI Dukung Pengelolaan Kas Negara Lewat Dana SAL, Perkuat Fungsi Intermediasi Perbankan
-
Pengamat Nilai Transformasi Danantara Perkuat Kontribusi Pajak BRI bagi Negara
-
30 Tahun Menanti Perbaikan Drainase, Warga Dadok Tunggul Hitam Kembali Diterjang Banjir Parah