SuaraSumbar.id - Pemerintah Aceh diminta membentuk tim terpadu khusus untuk penertiban pertambangan ilegal.
Hal tersebut diungkap oleh Anggota DPR Aceh M Rizal Falevi Kirani, melansir Antara Sabtu (2/7/2022).
"Saya pikir Gubernur Aceh perlu segera membentuk tim terpadu untuk menertibkan tambang ilegal ini, terutama di kabupaten Pidie," kata M Rizal.
Ia mengatakan, pertambangan ilegal semakin hari terus terjadi di Aceh, khususnya di wilayah Pidie. Bahkan telah memberikan dampak terhadap meninggalnya pekerja di lokasi tersebut.
"Hampir setiap saat ada yang meninggal akibat pertambangan, dan ini sudah menjadi hal yang biasa di kawasan tersebut," katanya.
Tim tersebut perlu dibentuk mengingat selama ini rakyat di lokasi tambang juga kurang mendapatkan manfaat dari aktivitas itu, melainkan hanya menguntungkan para cukong (pemilik modal).
Selama para pemilik modal banyak membawa alat berat ke lokasi pertambangan ilegal, maka dari itu perlu dibentuk tim terpadu untuk menertibkannya.
"Kondisi ini bukan hanya terjadi di wilayah Pidie saja, melainkan juga ada di berbagai daerah lainnya di Aceh (seperti di Aceh Barat, Nagan Raya, Aceh Selatan dan lainnya)," katanya.
Sikap tegas Pemerintah Aceh terkait hal ini sangat diperlukan, mengingat pemerintah daerah sudah kewalahan menangani tambang ini.
Baca Juga: 4 Alasan Kamu Tidak Boleh Memendam Rasa Sakit di dalam Hati
Berita Terkait
-
Gercep, Polres Bontang Bakal Usut Aktivitas Tambang Ilegal di Desa Santan Ulu
-
Walhi Desak Penegak Hukum Tertibkan Tambang Ilegal di Aceh Tengah
-
Rusak Lingkungan, Sampai Masyarakat Diancam Preman, 67 Warga Marangkayu Setop Aktivitas Tambang Ilegal
-
Ribuan Tambang Ilegal Memakan Korban Pekerja Pada 2021, Perusahaan Diminta Tanggung Jawab
-
Keluhan Isran Noor Soal Tambang Ilegal Dinyinyiri Warganet: Bagi Hasil Banyak Maunya
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Polisi Telusuri Jejak Hotman Paris di Balik Kematian Tak Wajar Pengacara Rocky Martin
Pilihan
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Terkini
-
Tanam 24.000 Mangrove, BRI Peduli Perkuat Pemulihan Ekosistem Pesisir
-
Dedikasi Mantri BRI Layani Pegunungan Toraja Utara
-
Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal
-
Demokrat Sumbar Pasang Target Rebut Kembali Kursi DPR RI yang Hilang
-
Polwan di Sumbar Diduga Dilecehkan Perwira Berpangkat AKBP