SuaraSumbar.id - Kasus kekerasan atau pelecehan seksual masih sering terjadi hingga saat ini. Kasus tersebu sering dialami oleh perempuan dan anak-anak.
Meski kasus pelecehan seksual banyak terjadi, hingga kini penanganan mengenai hal ini belum begitu baik. Penanganan yang kurang tersebut terkadang membuat trauma berat bagi korban ketika mengalaminya.
Perlu diketahui, saat mengalami pelecehan seksual, tidak hanya fisik yang trauma, terapi juga psikologis dan emosional. Melansir laman Rainn, berikut terdapat beberapa dampak yang ditimbulkan dari pelecehan seksual, dikutip dari Suara.com.
1. Depresi
Berdasarkan penelitian, tindakan diskriminasi atau kekerasan seksual dapat menyebabkan depresi kepada korban.
Baca Juga: Nikita Willy Sempat Depresi Pasca Lahiran, Beruntung Punya Suami Perhatian yang Ajak Shopping
2. Gangguan Stres Pascatrauma
Korban yang mengalami pelecehan seksual biasanya mengalami trauma berat yang menyebabkan gangguan stres pascatrauma. Gannguan ini membuat korban memiliki rasa takut, cemas, dan stres yang berlebihan.
3. Suka Menyakiti Diri Sendiri
Tidak jarang bagi beberapa korban pelecehan seksual dengan sengaja melukai dirinya sendiri. Biasanya mereka akan merasa benci dengan dirinya sendiri setelah menerima pelecehan seksual sehingga melukai dirinya sendiri.
4. Tertular Penyakit Kelamin
Beberapa korban pelecehan seksual juga berpotensi terkena penyakit kelamin menular. Penyakit ini biasanya ditularkan oleh pelaku melalui kontak kelamin ataupun anal dan oral.
Selain mengganggu mental korban, kekerasan seksual bisa menyebabkan terinfeksi bakteri atau virus yang ditularkan pelaku. Penyakit ini terjadi karena kontak kelamin atau melalui anal dan oral.
5. Berpotensi Menggunakan Narkotika
Korban pelecehan seksual berpotensi menggunakan narkotika akibat rasa depresi yang dialaminya. Biasanya penggunaan narkotika diharapkan untuk menghilang pikiran terhadap trauma yang dialaminya.
Baca Juga: 3 Tips agar Jauh dari Rasa Depresi, Patut Dicoba!
6. Disosiatif (Menjauhkan Diri dari Lingkungan)
Setelah kejadian, banyak korban kekerasan seksual menjauhkan dirinya dari lingkugan. Biasanya, korban kekerasan seksual akan merasa malu dengan apa yang dialaminya. Oleh karena itu, mereka yang mengalami pelecehan seksual akan minder dan menarik diri dari lingkungan.
Berita Terkait
-
Penampakan Kim Jong Un Awasi Langsung Uji Coba Drone Bunuh Diri Baru Berbasis AI
-
Misteri Kasus Akseyna yang Trending: Profil, Kronologi Kematian, dan Update
-
Dokter Tirta Ungkap Cara Tepat Hadapi Teman yang Depresi, Jangan Sekali-kali Ucapkan Ini!
-
Sederet Artis Pilih Childfree, Gitasav sampai Hampir Bunuh Diri Usai Dihujat gegara Ogah Punya Anak
-
Pendidikan Gitasav: Trending usai Cerita Hampir Bunuh Diri Akibat Dibully soal Childfree
Terpopuler
- Menguak Sisi Gelap Mobil Listrik: Pembelajaran Penting dari Tragedi Ioniq 5 N di Tol JORR
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Dibanderol Setara Yamaha NMAX Turbo, Motor Adventure Suzuki Ini Siap Temani Petualangan
- Daftar Lengkap HP Xiaomi yang Memenuhi Syarat Dapat HyperOS 3 Android 16
- Xiaomi 15 Ultra Bawa Performa Jempolan dan Kamera Leica, Segini Harga Jual di Indonesia
Pilihan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
-
Nilai Tukar Rupiah Terjun Bebas! Trump Beri 'Pukulan' Tarif 32 Persen ke Indonesia
-
Harga Emas Antam Lompat Tinggi di Libur Lebaran Jadi Rp1.836.000/Gram
Terkini
-
BRI Raih Penghargaan Best Social Loan di The Asset Triple A Awards 2025
-
2 Tewas dalam Kecelakaan Maut di Jalan Alternatif Bukittinggi-Payakumbuh saat Lebaran
-
Harunya Lebaran 2025 di Balik Jeruji: Narapidana Lapas Padang Melepas Rindu dengan Keluarga
-
Lebaran Aman dengan BRI: Hindari Penipuan dan Kejahatan Siber
-
BRI Berkontribusi dalam Konservasi Laut Gili Matra Melalui Program Menanam Grow & Green