SuaraSumbar.id - Sebanyak 2.903 orang calon jemaah haji (CJH) akan diberangkatkan ke Arab Saudi dari Embarkasi Haji Padang. Mereka akan berangkat dalam 8 kloter mulai 4 Juni 2022.
"Dijadwalkan kloter I akan berangkat pada 4 Juni 2022 ke Tanah Suci. Sampai saat ini kami terus mematangkan persiapan keberangkatan," kata Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag Sumbar, Joben, Rabu (25/5/2022).
Saat ini, penyusunan anggota kloter jamaah sudah selesai. "Pertimbangan penyusunan kloter mengacu kepada tempat duduk di pesawat. Jika pada tahun lalu dilakukan pencabutan lot, tahun ini disusun sesuai jumlah jamaah haji," kata dia.
Ia memaparkan, kloter I meliputi 393 orang yang berasal dari Kota Padang, terdiri atas 385 anggota jamaah haji, dua pembimbing dari Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah, dua petugas haji daerah, serta empat petugas kloter yang mencakup ketua kloter, pembimbing ibadah, dokter, dan perawat.
Kloter II meliputi 393 orang yang terdiri atas dua petugas haji daerah, empat petugas kloter, serta jamaah haji dari Bukittinggi (113 orang), Tanah Datar (111 orang), Padang Pariaman (97 orang), Pariaman (54 orang), dan Padang (12 orang).
Kloter III mencakup 393 orang yang terdiri atas dua petugas haji daerah, empat petugas kloter, serta jamaah haji dari Agam (147 orang), Limapuluh Kota (131 orang), Sijunjung (66 orang), Sawahlunto (30 orang), Solok Selatan (11 orang), dan Kepulauan Mentawai (2 orang).
Kloter IV beranggotakan 393 orang yang terdiri atas satu petugas haji daerah, empat petugas kloter, serta jamaah haji dari Pasaman Barat (165 orang), Pasaman (133 orang), Solok (81 orang), dan Padang (9 orang).
Kloter V anggotanya 393 orang yang terdiri atas satu petugas haji daerah, empat petugas kloter, serta jamaah haji dari Dharmasraya (151 orang), Payakumbuh (123 orang), Pesisir Selatan (56 orang), Solok (48 orang), dan Padang (9 orang).
Kloter VI meliputi 393 orang yang terdiri atas empat petugas kloter serta 389 anggota jamaah haji dari Provinsi Bengkulu.
Baca Juga: 30 Calon Jemaah Haji di Kolaka Utara Batal Berangkat ke Tanah Suci
Kloter VII anggotanya 393 orang yang terdiri atas empat petugas kloter serta jamaah haji dari Provinsi Bengkulu (358 orang) dan Kota Padang (31 orang).
Kloter VIII beranggotakan 121 orang yang terdiri atas jamaah haji dari Padang Panjang (35 orang) dan Padang (34 orang), jamaah cadangan yang meliputi 51 orang, serta satu petugas dari Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah.
Joben mengatakan bahwa jamaah haji dalam kloter I sampai VII dijadwalkan berangkat pada gelombang I tanggal 4 sampai 10 Juni 2022 dan jamaah kloter VIII akan diterbangkan pada gelombang II pemberangkatan pada 2 Juli 2022.
"Kloter VIII akan diterbangkan bersama UPG 19 dari Embarkasi Makassar," katanya. (Antara)
Berita Terkait
-
Hendri Septa Bakal Tinggalkan Kota Padang Selama 40 Hari, Ini Penyebabnya
-
14 Hari Sebelum Berangkat, Calon Jemaah Haji Harus Disuntik Vaksin Meningitis
-
Garuda Indonesia Akan Terbangkan Jemaah Calon Haji Embarkasi Makassar Menggunakan Boeing 777
-
Kuota Haji Kota Solo pada 2022 Ini Sebanyak 260 Orang, Usia Calon Jemaah yang Berangkat Harus di Bawah 65 Tahun
-
Kemenag Mataram Minta Calon Jemaah Haji yang Gagal Berangkat ke Tanah Suci Untuk Bersabar
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
PBHI Serahkan Data Baru ke Ombudsman, Soroti Dokumen Kebencanaan Izin Tambang Andesit Kasang
-
Psikolog Ungkap Pencegahan Bullying Tak Cukup dengan Hukuman, Berkaca dari Kasus MAN 3 Padang
-
Siswa MAN 3 Padang Belajar Rakit Bom dari Internet
-
Fakta Siswa Pembawa Bom Rakitan di MAN 3 Padang, Dikenal Pendiam dan Sering Absen
-
Polisi Ungkap Siswa Pembawa Bom Rakitan di MAN 3 Padang Diduga Korban Bullying