SuaraSumbar.id - Satu unit rumah warga Padang, Sumatera Barat (Sumbar) rusak dihantam pohon tumbang, Jumat (20/5/2022).
Peristiwa itu terjadi di kawasan Bukit Gado-Gado, Kecamatan Padang Selatan, Kota Padang.
Pemilik rumah, Pahrizal (46) mengatakan, pohon tumbang terjadi saat dia dan keluarga sedang terlelap tidur. Lantas, dia mendengar bunyi yang sangat keras.
"Saya sedang tertidur, lalu ada bunyi keras, ketika di cek ternyata pohon tumbang," ujar Pahrizal dikutip dari Covesia.com - jaringan Suara.com.
Sementara itu, Kasi Kedaruratan BPBD Sumbar, Hendri Setiawan mengatakan, pohon sepanjang 15 meter tersebut menimpa bangunan semi permanen milik Pahrizal sekitar pukul 04.30 WIB.
"Pohon tersebut tumbang akibat hujan dan angin kencang pada pagi tadi," ujar Hendri.
Pihaknya menuju lokasi untuk melakukan evakuasi dan pembersihan pohon tumbang didampingi kelurahan Bukit Gado-Gado.
"Pohon tumbang tersebut sudah dibersihkan oleh Satgas Regu TRC dan Pusdalops PB BPBD Kota Padang," lanjutnya.
Dikatakan Hendri, proses pembersihan pohon berlansung selama satu setengah jam.
Baca Juga: Hendri Septa Tinggalkan Kota Padang 40 Hari, Pengamat Sebut Langgar Etika
"Alhamdulillah tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, kerugian ditaksir mencapai Rp5 juta," tutur Hendri.
Hendri juga mengucapkan terimakasih kepada pihak kelurahan Bukit Gado-Gado yang ikut serta membantu ke lokasi bersama dengan tim BPBD.
"Saya ucapkan terimakasih juga ke kelurahan yang telah membantu kami mengevakuasi pohon ini," tutup Hendri.
Berita Terkait
-
Banjir Rob Rendam Kota Padang Selama Tiga Hari
-
Antisipasi Penyebaran PMK, 2 Pasar Ternak di Daerah Ini Ditutup
-
Minibus Terbalik Masuk Parit di Agam, Sopir dan 9 Penumpang Luka-luka
-
Buaya yang Gegerkan Warga Padang Akhirnya Tertangkap, Begini Penampakannya
-
Bantah Kerusuhan di Rutan Padang, Kemenkumham Sumbar: Petugas Berhasil Mencegah Keributan
Terpopuler
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Bagaimana Cara Menonton Film Pesta Babi? Ini Syarat dan Prosedurnya
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Gunung Marapi Erupsi Lagi, Semburkan Abu 500 Meter: PVMBG Peringatkan Ancaman Lahar Dingin Mengintai
-
Tubuh Mungil Penuh Luka: Balita 3 Tahun Dirawat Intensif Usai Dianiaya Ayah Sambung
-
Longsor Maut Tambang Emas Ilegal di Sijunjung: Polisi Buru Pemodal dan Operator
-
Kronologi Longsor Maut Tambang Emas Ilegal Sijunjung: Tebing 30 Meter Tiba-tiba Runtuh
-
9 Orang Tewas Akibat Longsor Tambang Emas Ilegal di Sijunjung