SuaraSumbar.id - Hari Raya Waisak merupakan hari peringatan umat Buddha terhadap tiga peristiwa suci (tri suci) yang terjadi pada Buddha Gautama. Pertama kelahiran, pencerahan sempurna dan kemangkatan (wafat).
Indonesia punya wihara-wihara dengan pesona memukau yang bisa menjadi daftar tempat menarik untuk dikunjungi pada hari libur Anda mendatang.
Berikut lima wihara indah di Indonesia yang bisa disambangi.
1. Maha Vihara Adhi Maitreya, Medan
Maha Vihara Adhi Maitreya merupakan salah satu wihara terbesar di Indonesia yang terletak di Medan. Wihara ini berlokasi di komplek perumahan Cemara Asri, Jalan Boulevard Utara No. 95-5, Medan, Sumatra Utara. Maha Vihara Adhi Maitreya terbagi menjadi tiga gedung utama yaitu; Buddha Sakyamuni, Bodhisatva Avalokitesvara, dan Bodhisatva Satyakalama. Arsitektur wihara yang unik membuatnya seolah-olah tidak berada di Indonesia melainkan seperti Negeri Tirai Bambu, China.
2. Pagoda Taman Alam Lumbini, Karo
Pagoda Taman Alam Lumbini memiliki arsitektur yang sangat indah seperti layaknya di Thailand atau Myanmar. Replika Pagoda Shwedagon atau Pagoda Dagon Emas ini berada di Desa Tongkoh, Berastagi, Karo, Sumatra Utara. Pagoda ini memiliki warna keemasan yang membuatnya tampak megah meski dari kejauhan.
3. Vihara Padepokan Dhammadipa Arama, Batu
Vihara Padepokan Dhammadipa Arama merupakan wihara tertua dan terbesar di Kota Batu. Wihara ini berada di atas lahan 5 hektare yang terletak di dataran tinggi. Hal ini membuat Vihara Padepokan Dhammadipa Arama memiliki nuansa yang sejuk, nyaman, dan menenangkan untuk melakukan ibadah. Vihara ini berlokasi di Dusun Ngandat, Desa Mojorejo, Kecamatan Junrejo, Kota Batu, Jawa Timur.
4. Maha Vihara Mojopahit, Mojokerto
Maha Vihara Mojopahit dikenal sebagai wihara yang memiliki patung Buddha yang sedang berbaring ketiga terbesar di Asia. Wihara ini berlokasi di Desa Bejijong, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto, Provinsi Jawa Timur. Maha Vihara Mojopahit ini dibangun di atas lahan seluas 20.000 meter persegi dengan bangunan utama yang bergaya arsitektur Jawa dan beratapkan joglo.
5. Vihara Buddha Dharma & 8 Pho Sat, Bogor
Vihara Buddha Dharma & 8 Pho Sat ini memiliki patung Buddha Tidur atau yang dikenal sebagai Sleeping Buddha dengan panjang 18 meter dan tinggi 3,75 meter. Wihara ini berlokasi di Kampung Jati, Jalan Raya Parung, Tonjong Halang, Tonjong, Kecamatan Tajur Halang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Vihara Buddha Dharma & 8 Pho Sat juga memiliki 2.800 patung Rupang Buddha di dalam 4 etalase. (Antara)
Berita Terkait
-
5 Hits Bola: Pelatih Myanmar Akui Lini Serang Timnas Indonesia Lebih Ganas dari Vietnam
-
Polking Nilai Usaha Shin Tae-yong Intip Thailand Tak akan Banyak Bantu Timnas Indonesia
-
Jadwal Pertandingan Semifinal SEA Games 2021, Indonesia Vs Thailand
-
Kejutan! Gregoria Mariska Dipecundangi Tunggal Vietnam, Indonesia Tertinggal 0-1
-
Tanding Hari Ini, Berikut 8 Wakil Indonesia di Thailand Open 2022
Terpopuler
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
- 7 Rekomendasi Lipstik Terbaik untuk Kondangan, Tetap On Point Dibawa Makan dan Minum
- Cari Mobil Bekas untuk Wanita? Ini 3 City Car Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
Terkini
-
Pemotongan Hewan Kurban di Agam Diprediksi Mencapai 5.700 Ekor
-
BRI Tegaskan Isu Oknum Bukan Bagian Pekerjaan, Pelanggaran Kode Etik Tak Ditolerir
-
118 Hotel di Madinah Siap Tampung Jemaah Haji Indonesia
-
Aktivitas Gempa Gunung Marapi Didominasi Hembusan-Tremor Non Harmonik
-
Waspada! Gas Beracun Gunung Marapi Mengintai, Warga dan Pendaki Dilarang Mendekat