SuaraSumbar.id - Beredar di media-media sosial warga Desa Balongwono, Trowulan, Mojokerto, Jawa Timur, mengusir satu keluarga karena berkomplot menjadi polisi gadungan.
Seperti dilihat SuaraSumbar.id di akun Instagram @terangmedia, Jumat (13/5/2022), warga beramai-ramai mengepung dan menyoraki Muslikin sekeluarga saat mereka diusir keluar desa.
Warga disebut geram karena Muslikin sekeluarga berkomplot menjadi polisi gadungan serta menculik lima pemuda desa tersebut.
"Satu keluarga ini terdiri dari pasangan suami istri Muslikin dan Amanah (54), serta putri Muslikin, Ade Irma dan menantunya. Sedangkan putra sulung Muslikin, Viky Andri Asmoko (29) sudah ditahan di Polres Mojokerto lantaran menjadi informan komplotan polisi gadungan," demikian tulis akun itu sebagai keterangan video.
Dikutip dari Timesindonesia.co.id, Kepala Desa Balongwono, Puji Wahyu Ningsih ,mengatakan pihaknya berniat mengundang tokoh-tokoh masyarakat untuk bermusyawarah mengenai warganya menjadi tersangka kasus polisi gadungan yang melakukan pemerasan.
"Warga resah atas penangkapan kawanan polisi gadungan di desa Sabtu (7/5) lalu. Ternyata, salah satu warga kami ini menjadi pelaku. Warga merasa pelaku mencoreng nama baik desa," kata Puji.
Saat muasyawarah berlangsung, warga ternyata beramai-ramai mendatangi balai desa untuk menyaksikan. Saat pertemuan, terjadi ketegangan.
Pemerintah desa lantas memberikan kesempatan keluarga VA untuk pergi dari rumah Kamis keesokannya. Tapi warga maunya keluarga VA pergi dari kampung, malam itu juga.
Warganet yang melihat video itu menyayangkan gara-gara satu orang, maka seluruh keluarga terkena imbasnya.
Baca Juga: Viral, Pria Mengaku Anggota Polresta Bogor Kota Tertangkap Basah Polisi Asli
"Makanya jangan cari gara-gara. Nanti dapat hukuman sosial dari masyarakat. Hidup yang benar saja," kata @gunxxx.
"Terus rumahnya bagaimana itu, apa akan dijual?" kata @aisxxx.
Kontributor : Rizky Islam
Berita Terkait
-
Viral, Pria Mengaku Anggota Polresta Bogor Kota Tertangkap Basah Polisi Asli
-
Nyesek! Seharian Tak Dapat Orderan, Saat Terima Ternyata Driver Kena Prank
-
Sebut Hina Pangkat Prada TNI-AD, Pria Ini Malah Bikin Malu Diri Sendiri, Netizen: Si Paling TNI
-
Viral Sepasang Lansia Akui Lahirkan 12 Anak, Total Keluarga Ada 256 Orang!
-
Detik-detik Aksi Liar Toyota Rush Tabrak dan Lindas Pengendara Lain, Publik Dibuat Geram
Terpopuler
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Heboh Rombongan Arteria Dahlan Berhenti dan Foto-foto di Tikungan Sitinjau Lauik
-
Kasus HIV di Pekanbaru Melonjak Tajam, Dinkes Riau Ungkap Fakta dan Pemicu Utamanya
-
Kecelakaan Truk Batu Bara di Jalur Sitinjau Lauik, Sopir Terluka Usai Banting Setir ke Selokan
-
Erupsi Gunung Marapi Minggu Pagi Semburkan Abu Vulkanik Setinggi 500 Meter, Status Masih Waspada
-
Buka HP dan Baca Pesan WA Ku, Wasiat Mahasiswa PNP di Buku Sebelum Ditemukan Tewas di Kos