SuaraSumbar.id - Politisi PDI Perjuangan Ruhut Sitompul disorot netizen lantaran menggunggah foto bertuliskan haram dukung Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.
Foto yang diunggah melalui akun Twitter Ruhut Sitompul itu memperlihatkan pengendara motor yang kompak mengenakan kaos bertuliskan "Haram Dukung Anies Baswedan".
Ruhut Sitompul menuliskan narasi bahwa para pengendara yang mengenakan kaos di atas berada di salah satu daerah Medan.
"Ngeri kali kata anak Medan ini sih ngeri-ngeri sedap, hey kalian tolong ya pilpres masih 2 1/2 tahun lagi mohon sabar ya duduk diboncengan masing-masing pasti nanti indah pada waktunya merdeka," tulis Ruhut Sitompul dikutip dari Suarajawatengah.id, Rabu (11/5/2022).
Unggahan Ruhut Sitompul sontak dibanjiri komentar netizen. Tak sedikit warganet yang justru mengolok-olok politisi PDI P itu karena ia unggahan bukan foto asli melainkan hasil editan.
"Hut, itu tulisan tempelan, tidak mengikuti bentuk tubuhnya itu. Bengak kali kau, ah. Jelek kali kau mainnya," kata akun @Jupri560**.
"Editan kenapa kau pelihara bengak kau?," ucap akun @Nash159293**.
"Sebar hoaks melulu si potong kuping ini," tutur akun @Yjanuar**.
"Aku memang tidak pandai photoshop, tapi aku masih mampulah bedakan mana editan mana asli," imbuh akun @mahasiswajan**.
Baca Juga: Unggah Foto Tulisan Haram Dukung Anies Baswedan, Ruhut Sitompul Malah Diolok-olok Warganet
"Yakin 100% editan hanya orang bodoh yang percaya. Kayanya si poltak sudah mulai gundah mendekati pergantian majikan penjilat tamat," sahut akun @ku_ded**.
"Sudah jelas gambar editan masih saja jadi konten. Sebenarnya kamu ini siapa. Buzzer, penghianat, pengecut, penjilat, munafik, kutu loncat, berak di katok, bau kencur atau bau taek, lawyer papan bawah dan kecil, atau tukang bacot atau jahat tanpa otak dan jiwa. Gila bener," timpal akun @bayu81088**.
Sebelumnya, sosok Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memang digadang-gadang sebagai kandidat kuat calon presiden di pemilihan umum 2024 mendatang.
Di berbagai lembaga survei, elektabilitas Anies Baswedan cukup tinggi dan selalu berada diurutan teratas. Ia bersaing ketat dengan tokoh politik lainnya seperti Prabowo Subianto, Ganjar Pranowo, Ridwan Kamil, Erick Thohir yang juga digadang-gadang akan jadi suksesor Presiden Jokowi.
Kini masa jabatan Anies Baswedan sebagi Gubenur DKI Jakarta tinggal menghitung waktu saja. Pasalnya di bulan Oktober 2022 nanti jabatannya sebagai orang nomor satu di DKI Jakarta berakhir.
Tag
Berita Terkait
-
Aksi Mahasiswa Tolak Jokowi 3 Periode Kena Sindir Ruhut Sitompul, Disebut Pendukung Barisan Sakit Hati
-
Dituding Begini, Ketum PA 212 Semprot Ruhut Sitompul: Beli Cermin Besar Biar Bisa Ngaca
-
Bawa Nama Ahok, PA 212 Tagih Janji 'Potong Kuping' Ruhut Sitompul
-
Roy Suryo Kritik MotoGP, Ruhut Sitompul Ngegas Tak Terima: Ini Manusia Purba...
-
Bela Jokowi, Ruhut Sitompul Semprot Amien Rais: Sudah Tua Bangka dan Bau Tanah
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
Terkini
-
Keuntungan Membeli TV Coocaa Garansi Resmi di Blibli
-
BNN Sumbar Bekuk 4 Terduga Pengedar Narkoba Lintas Provinsi, 150 Kilogram Ganja Ditemukan
-
Tips Bangun dari Tempat Tidur yang Aman untuk Cegah Nyeri Punggung
-
Viral Tambang Emas Diduga Ilegal di Sijunjung, Aktivitas Lumpuh Diterjang Banjir
-
Ratusan Warga Terisolir Akibat Longsor dan Jalan Putus di Limapuluh Kota