7. Gempa dan Tsunami Singkil 1861
Gempa yang cukup kuat terjadi pada 9 Maret 1861, lalu peristiwa ini disusul dengan tsunami yang meluluh lantahkan sebagian rumah warga di Singkil, Aceh
8. Gempa dan Tsunami Air Bangis 1861
Wilayah ini diguncang gempa kuat yang berduras kurang lebih satu menit. Beberapa saat setelah gempa, air laut naik dan tsunami menerjang kawasan pantai Bangis, Sumatera Barat
9. Gempa dan Tsunami Padang 1861
Pada tanggal 25 September tepatnya pukul 13.30 Padang dan Pariaman diguncang gempa yang cukup kuat.
Di Indrapura, Sumatera Barat terjadi tsunami usai diguncang gempa tersebut. Beberapa kapal dilaporkan rusak karena tersapu oleh gelombang tsunami.
10. Gempa dan Tsunami Airbangis 1885
Peristiwa ini terjadi pada 29 Juli 1885, tepatnya pada pukul 23.34 WIB. Tsunami di wilayah ini juga diawali dengan guncangan gempa yang sangat kuat. Beberapa saat kemudian terjadi tsunami yang menerjang pesisir pantai Airbangis.
Baca Juga: Gempa Magnitudo 5,1 Guncang Pegunungan Arfak Papua Barat Tidak Berpotensi Tsunami
11. Gempa dan Tsunami Aceh 1886
Peristiwa ini terjadi pada 31 Januari tepatnya pada pukul 12.45 waktu setempat. Diawal dengan guncangan kuat di Banda aceh, lalu beberapa saat kemudian tsunami menerjang pesisir pantai di beberapa wilayah di Aceh.
Bencana alam ini menyebabkan kawasan pemukiman di pesisir tergenang air laut.
12. Gempa dan Tsunami Simuelue 1907
Tsunami terjadi pada 4 Januari 1907 pada pukul 12.20 WIB. Tsunami ini diawali dengan guncangan gempa yang menmicu gelombang tsunami.
Peristiwa ini menyebabkan kerusakaan di beberapa wilayah Aceh, diantaranya Pantai Aceh, Teluk Tapanuli, Kepulauan Tapanuli, Meulaboh, dan Pulau Telo.
Berita Terkait
-
Gempa Bumi 3,2 Magnitudo Guncang Sukabumi, BMKG: Awas Gempa Susulan
-
Jika Terjadi Gempa Megathrust di Selatan Jawa Barat, Tasikmalaya Berpotensi Disapu Tsunami Tertinggi
-
Pantai Cipatujah Tasikmalaya Terancam Gelombang Tsunami Setinggi 23 Meter jika Gempa Megathust Terjadi
-
BMKG: Tasikmalaya Berpotensi Diterjang Tsunami 23 Meter karena Gempa 8,7 SR, Paling Parah di Pantai Cipatujah
-
Korban Gempa Pasama Barat Butuh 4 Ribu Unit Huntara
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
Angin Puting Beliung Terjang Agam, Dua Rumah Rusak dan Warung Tertimpa Pohon
-
Kronologi Aksi Foto Rombongan Arteria Dahlan di Tikungan Sitinjau Lauik: Bermula dari Miskomunikasi
-
Bandara Minangkabau Padat, 47 Penerbangan Hilir Mudik dalam Sehari, Rute Jakarta Mendominasi
-
Buntut Rombongan Arteria Dahlan Foto di Tikungan Sitinjau Lauik, Kapolres Solok Kota Minta Maaf
-
Sering Terendam Banjir, Pemkab Padang Pariaman Putuskan Relokasi Puskesmas Sintuk