SuaraSumbar.id - Warga di Koto Tinggi dan Banban, Nagari Ampek Koto Palembayan, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam digemparkan dengan kematian mengenaskan dua kambing dalam waktu kurang dari seminggu terakhir.
Hewan ternak tersebut dilaporkan tewas dalam kondisi mengenaskan. Berdasarkan laporan warga, hewan tersebut mengalami luka cakar dan gigitan.
Peristiwa pertama terjadi pada Sabtu (12/3/2022) silam dan kemudian setelah empat hari berselang, satu hewan ternak lainnya tewas.
Wali Nagari Ampek Koto Palembayan Roni Akmal mengatakan, warga menduga dua hewan ternak tersebut tewas diserang harimau.
"Dari luka yang diperoleh kami menduga ternak warga ini diserang satwa dilindungi jenis harimau," ujarnya seperti dikutip Covesia.com-jaringan Suara.com.
Dugaan tersebut semakin menguat, lantaran banyak warga melaporkan melihat jejak kaki harimau saat berburu di area hutan di Nagari Ampek Koto Palembayan. Tak hanya di kawasan hutan, jejak serupa juga ditemukan di dekat kawasan permukiman warga.
Untuk mengurangi rasa kekhawatiran warga, pihaknya sudah melaporkannya ke Resor Konservasi Sumber Daya Alam (KSDA) Agam.
Kepala Resor KSDA Agam Ade Putra mengatakan, sudah menerima laporan kasus dugaan serangan harimau di Nagari Ampek Koto Palembayan.
"Saat ini, kami sedang menangani konflik satwa jenis beruang madu yang muncul di Sidang Tangah, Nagari Matua Mudiak, Kecamatan Matur. Secepatnya akan kita lakukan penanganan di Ampek Koto Palembayan," katanya.
Baca Juga: Beruang Madu Ditemukan Terjerat di Aceh Barat Daya
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menghilangkan Iklan yang Tiba-Tiba Muncul di Layar HP Android Tanpa Aplikasi Tambahan
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Sepasang Sepatu Nike dari Manhattan dan Cerita di Balik Sosok Jenderal Maruli Simanjuntak
- 4 Moisturizer Skintific untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun, Wajah Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Terungkap Dugaan Praktik Mucikari di Padang, Satu Pria Dibawa ke Polda
-
Jaga Kesehatan Keluarga, BRI Berikan Healthcare Privilege Eksklusif Bersama Prodia
-
Menaker Dukung Program Magang Nasional BRI untuk Cetak Talenta Muda Siap Kerja
-
Solar Subsidi Diduga Dikumpulkan di Pessel untuk Dijual ke Jambi, Polisi Tangkap Pria 53 Tahun
-
DPO Sejak 2025, Mantan Pimpinan BPR JKT-Pariaman Akhirnya Diringkus