Riki Chandra
Kamis, 03 Maret 2022 | 15:05 WIB
Warga Pasaman Barat berhamburan ke luar rumah saat diguncang gempa susulan, Kamis (3/3/2022). [Dok.Antara]

SuaraSumbar.id - Masyarakat Kajai, Kecamatan Talamau, Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar), berhamburan ke luar rumah saat kembali diguncang gempa bumi magnitudo 4,8, Kamis (3/3/2022). Gempa susulan itu dirasakan cukup keras oleh masyarakat sekitar.

"Terasa kuat dan kami langsung keluar rumah menyelamatkan diri," kata seorang warga Kajai, Iden.

Menurutnya, gempa susulan yang terus menerus terjadi membuat masyarakat trauma dan dilanda kepanikan.

"Saat ini warga khawatir apalagi rumah mereka sudah banyak yang hancur dan rusak akibat gempa beberapa waktu lalu," ujarnya.

Warga lainnya, Zul menyebutkan, gempa yang terjadi pada Kamis siang ini terasa kuat di dekat MAN Kajai.

"Cukup kuat dan mengkhawatirkan. Kami juga berlarian keluar rumah takut bangunan runtuh," katanya.

Sebelumnya, gempa bumi 4,8 magnitudo kembali mengguncang wilayah Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar), Kamis (3/3/2022) pukul 13.37 WIB.

Dari hasil analisis BMKG, episenter gempa bumi jenis tektonik ini terletak pada 0.15 LU dan 100.00 BT, tepatnya berlokasi di darat pada 8 KM Tenggara Talu, Pasaman Barat pada kedalaman 10 Km.

"Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat aktivitas Sesar Sumatera pada Segmen Angkola," kata Kepala Stasiun Geofisika Padang Panjang, Suaidi Ahadi, dalam keterangan resminya. (Antara)

Baca Juga: Bantu Korban Gempa Pasaman Barat Rp 2,35 Miliar, LKAAM Sumbar Sebut Menag Yaqut Mau Nyogok Warga Minang

Load More