SuaraSumbar.id - Dorce Gamalama ingin dimakamkan sebagai seorang perempuan. Wasiat tentang kematiannya itu pun disorot banyak pihak, termasuk para ustaz dan ulama. Sebab, semuanya mengetahui bahwa transgender asal Ranah Minang itu adalah seorang laki-laki yang mengganti alat kelaminnya dengan perempuan lewat operasi.
Berikut profil singkat artis kondang Dorce Gamalama yang dirangkum SuaraSumbar.id dari berbagai sumber.
Dibawa Nenek di Jakarta
Dorce Gamalama lahir di Kota Solok, Sumatera Barat (Sumbar), pada tanggal 21 Juli 1963. Dia berdarah Arab, Binjai, dan Minangkabau. Dorce terlahir sebagai seorang laki-laki dengan nama asli Dedi Yuliardi Ashadi, putra dari pasangan Achmad dan Dalifah.
Mengutip wikipedia, Dorce merupakan anak bungsu dari 6 bersaudara. Kedua orang tuanya meninggal dunia sejak Dorce masih anak-anak. Dorce pun dirawat oleh neneknya Siti Darama.
Pada usia 2 tahun, neneknya memboyong Dorce pindah ke Jakarta. Saat masih SD, Dorce sering menyanyi bersama kelompok Bambang Brothers. Lantas, saat duduk di bangku SMP, Dorce semakin tidak tertarik pada pelajaran sekolah dan lebih memusatkan perhatian pada bidang menyanyi.
Selain itu, ia mulai menyadari kecenderungannya untuk tertarik pada wanita. Hal ini juga dimanfaatkan Dorce untuk membuat penampilannya di panggung semakin menarik, yaitu melawak dengan berpura-pura menjadi wanita. Ketika itulah ia mendapatkan nama panggilan dari Myrna pemimpin kelompok tari waria Fantastic Dolls, yaitu Dorce Ashadi.
Operasi Kelamin
Mendukung totalitas kepribadian dan penampilannya di atas panggung, Dorce yang memiliki sifat wanita akhirnya memutuskan untuk ganti kelamin. Dia pun menjalani operasi ganti kelamin pada tahun 1983 di Surabaya. Dokter yang menangani operasinya berasal dari RSUD dr. Soetomo, yakni Prof. Dr. dr. Djohansjah Marzoeki Sp.BP.
Baca Juga: Pengakuan Dorce Gamalama yang Makin Percaya Diri Sejak Operasi Alat Kelamin dan Resmi Jadi Wanita
Tidak menjalani operasi kelamin saat itu. Operasi Dorce memerlukan ahli dari berbagai disiplin ilmu seperti ahli bedah, ahli andrologi, ahli jiwa, ahli urologi, dan sebagainya. Setelah empat bulan menunggu, Dorce secara medis dinyatakan layak menjalani operasi pergantian kelamin.
Dorce pun mengaku semakin percaya diri setelah resmi menjadi wanita pasca operasi plastik. Namanya pun semakin berkibar di panggung hiburan Tanah Air.
Gonta-ganti Nama Panggung
Sebelum dikenal dengan nama Dorce Gamalama, Dorce sempat menggunakan sejumlah nama panggung lainnya. Mulai dari nama Dorce Ashadi, Dorce Urang Aring, Dorce Manice, dan Dorce Elkafeer.
Lantas, dia memantapkan namanya dengan Dorce Gamalama yang terinspirasi dari sebuah perjalanan saat menyanyi di Pulau Ternate bersama Benyamin Suaeb. Kala itu, dia melihat Gunung Gamalama dan dipatenkanlah nama panggung Dorce Gamalama sejak tahun 1984. Setelah kepulangannya dari ibadah haji, ia juga menambakan namanya menjadi Dorce Gamalama Halimatussadiyah.
Peraih Rekor MURI
Tahun 1990, Dorce mendapat tawaran main film. Tanpa disadari, ia menandatangani kontrak di dua film sekaligus sehingga nyaris membuatnya masuk pengadilan. Untungnya, di antara kedua produser (Parkit Film dan Bola Dunia Film) bersedia diajak damai, sehingga bisa diselesaikan secara baik-baik. Kedua perusahaan tersebut bekerja sama membuat dua film sekaligus dengan pemeran utamanya Dorce, yaitu Dorce Sok Akrab dan Dorce Ketemu Jodoh.
Selain mampu menyanyikan berbagai lagu yang benar dalam berbagai irama (jazz, cha-cha, rock, pop, dangdut, dan sebagainya), Dorce juga fasih membawakan lagu dalam berbagai bahasa asing, seperti Inggris, Tionghoa, Belanda, Jerman, Prancis, Arab, India.
Di layar kaca, Dorce dikenal publik saat memandu acara di Trans TV bertajuk Dorce Show sejak Januari 2005. Bahkan, Dorce kerap disebut sebagai Oprah Winfrey-nya Indonesia berkat gaya dalam membawakan gelar wicara tersebut dengan sangat menarik. Acara tersebut kemudian dihentikan penayangannya pada April 2009 dan diganti dengan D'Show. Sebelumnya, Dorce pernah pula menjadi pembawa acara Kencan di Indosiar bersama Eko Patrio sejak tahun 2002 hingga 2005.
Berbagai prestasi telah diraih oleh Dorce, antara lain keberhasilannya masuk dalam daftar presenter papan atas Indonesia. Dorce bahkan mencatatkan namanya dalam rekor Museum Rekor Indonesia (MURI) lantaran berhasil meluncurkan sembilan album sekaligus hanya dalam waktu lima bulan sejak November 2005 hingga Maret 2006. Album yang melibatkan 74 artis itu, menempatkan Dorce masuk di posisi 1883 dalam daftar penerima penghargaan MURI.
Kontroversi Soal Pemakaman
Nama Dorce kembali menjadi perbincangan publik saat ia terbaring sakit. Berbagai kalangan pun datang menjenguknya. Mulai dari pejabat negara hingga rekan-rekannya sesama artis.
Dorce Gamalama juga pernah menyatakan bahwa kelak jika meninggal dunia, dia ingin dimakamkan sesuai jenis kelaminnya saat ini, yakni perempuan. Lantas, pernyataan yang seperti wasiat itu dikomentari banyak pihak, termasuk sejumlah ustaz.
Mendengar pandangan ustaz, Dorce meminta para ustaz dan kyai tidak perlu memusingkan kematiannya dan dimakamkan dengan cara apa anti. Dia meminta pemuka agama Islam tidak berkomentar kurang baik dengan kematiannya.
"Kyai dan ustaz-ustaz yang telah menerangkan keadaan mati saya, siapa yang akan memandikan saya, siapa yang akan mengubur saya, biarkan lah keluarga saya yang nanti akan mengurusnya," katanya, dikutip dari Hops.id - jaringan Suara.com, Minggu (30/1/2022).
Dalam pandangannya, biarlah nanti urusan kematiannya itu keluarganya saja yang urus. Mau diurus kayak apapun biarlah orang dekatnya yang mengaturnya. Pemuka agama Islam nggak usah khawatir.
"Kain kafannya 7 lapis, 8 lapis, saya serahkan kepada yang mengurus. Yang ngurus mau laki-laki boleh, perempuan boleh, laki perempuan boleh, siapa saja boleh yang memandikan saya," kata Dorce.
Dorce meminta pemuka agama Islam yang terkenal untuk berhenti dong ngomongin yang minus soal kematiannya sebagai transgender.
"Jadi kyai-kyai yang sudah terkenal sekali pun, jangan memberikan komentar yang kurang baik. Harusnya anda seorang kyai memberikan suguhan dan juga imbauan kepada seseorang siapapun. Karena saya juga manusia mempunyai tanggung jawab hidup dan mati saya," kata dia.
Sebelumnya, ustaz Khalid Basalamah dalam tayangan youtube Kebumen mengaji menerima pertanyaan dari jemaahnya seputar hukum Islam bagi para transgender menyangkut orang yang memandikan jenazah.
Ustaz Basalamah tidak spesifik merespons soal wasiat Dorce yang ingin dimakamkan sebagai perempuan. Dia menjawab bahwa jika memandikan transgender harus kembali kepada jenis kelamin saat lahir.
"Kembali kepada jenis kelamin asalnya kalau laki-laki yang memandikan harus laki-laki walaupun sudah operasi. Dan ini tidak benar, nggak boleh operasi kelamin. Pemerintah harus melakukan hukum tegas," ujarnya.
Tag
Berita Terkait
-
Selain Ingin Dimakamkan Sebagai Perempuan, Dorce Gamalama Simpan Keinginan Berjumpa Bapak dan Ibunya
-
Ramai Bahasan Dorce Gamalama, Kini MUI Bersuara Soal Keharusan Umat Muslim Dimakamkan Sesuai Kodrat
-
Komentar Tegas MUI Soal Wasiat Transgender Dorce Gamalama yang Ingin Dimakamkan Sebagai Perempuan
-
6 Pro Kontra Wasiat Dorce Gamalama Ingin Dimakamkan Sebagai Wanita: Diingatkan, Dihujat, hingga Dibela
-
MUI Tanggapi Wasiat Dorce Gamalama: Jenazah Transgender Diurus Sesuai Jenis Kelamin Awal
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Tanda-Tanda Tubuh Kelelahan yang Sering Diabaikan dan Cara Efektif Mengatasinya
-
Pentingnya Sarapan Bergizi untuk Menjaga Energi dan Stamina Sepanjang Hari
-
Minuman Berkafein Bukan Solusi Utama Atasi Kelelahan, Ini Cara Tepat Menjaga Energi Tubuh
-
Sidang Isbat Penetapan Idul Adha Digelar 17 Mei 2026
-
Telan Satu Korban Jiwa, BPBD Imbau Warga Waspada Potensi Longsor Susulan di Sungai Landia Agam